Viral! Robot di Korea Bunuh Diri Karena Kebanyakan Kerja

BUNUH DIRI: Robot kebanyakan kerja, ditemukan tewas di tangga (Foto: instagram/JTBC News / YouTube, Gumi City Council)
BUNUH DIRI: Robot kebanyakan kerja, ditemukan tewas di tangga (Foto: instagram/JTBC News / YouTube, Gumi City Council)

Dunia dibuat heboh dengan berita dari Korea Selatan. Robot pelayan sipil yang ditugaskan di Dewan Kota Gumi, ditemukan bunuh diri. Tubuhnya tergeletak di tangga.

Insiden yang terjadi pada Kamis lalu (4/7), disinyalir sebagai ‘Robot Bunuh Diri’ pertama di negara tersebut. Robot yang dijuluki Supervisor Robot ini ditemukan oleh pegawai sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Menurut mereka, robot tersebut sebelumnya bertingkah aneh di mana berputar-putar di satu tempat seolah ada sesuatu di sana.

Robot Supervisor yang bekerja secara resmi menjadi bagian staf balai kota itu dikenal dengan ketekunannya. Bahkan ia memiliki kartu ID pegawai negeri sipil.

| Baca Juga : Karya Anak Bangsa, Patung Nalakala Dipamerkan di Ibiza Spanyol

Ia pun bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore. Tugasnya sehari-hari ialah mengantar dokumen, mempromosikan kota, dan memberikan informasi kepada warga.

“Dia resmi menjadi bagian staf balai kota, salah satu dari kami. Dia bekerja dengan rajin,” ungkap seorang pegawai yang dilansir dari Daily Mail.

Kejadian ‘bunuh diri’ ini pun memicu perdebatan di Korea. Banyak yang mempertanyakan apakah beban kerja robot tersebut terlalu berat.

Kini potongan robot yang rusak telah dikumpulkan untuk dianalisis oleh perusahaan pembuatnya.

“Potongan-potongan robot telah dikumpulkan dan akan dianalisis oleh perusahaan,” jelas salah satu pegawai.

| Baca Juga : Perkenalkan Wild Thang, Anjing Terjelek Sedunia

Robot Supervisor, yang dikembangkan oleh Bear Robotics yang mana mulai beroperasi sejak Agustus 2023. Robot ini memiliki kemampuan yang berbeda di mana dapat bergerak bebas di gedung, termasuk menggunakan lantai lift.

Untuk saat ini, Dewan Kota Gumi memutuskan untuk tidak menggantikan Supervisor Robot. Tragedi ini membuat mereka mempertimbangkan kembali rencana adopsi robot. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here