Penyanyi Billie Eilish Akui Pernah Jadi Korban Ghosting

Billie Eilish. (Foto: Sarah Morris/Wireimage/Getty Images)
Billie Eilish. (Foto: Sarah Morris/Wireimage/Getty Images)

Penyanyi berumur 22 tahun ini, Billie Eilish, membuka pengalaman pribadi tentang bagaimana rasanya kehilangan teman. Lebih-lebih saat ketenarannya sedang naik daun.

Di sebuah wawancara, ia mengaku kehilangan semua teman karena sulit berhubungan dengan siapapun. Hal ini tentu menjadi pengalaman yang berat bagi Billie.

Pernyataan ini mengejutkan publik, mengingat Billie Eilish memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia. Namun, ia menjelaskan bahwa keramaian dan sorotan lampu ternyata menciptakan jurang antara dirinya dengan teman-teman lamanya.

| Baca Juga: Billie Eilish Putus dari Kekasih Usai Mimpi Christian Bale

Bahkan, di hari ulang tahunnya yang ke-20, Billie Eilish dikelilingi oleh orang-orang yang bekerja untuknya, bukan sahabat karib.

Tak berhenti sampai disitu, ia juga bercerita tentang pengalaman pahitnya dighosting oleh seseorang yang dikenalnya selama bertahun-tahun. Pria tersebut menghilang begitu saja tanpa penjelasan setelah membuat rencana untuk bertemu.

Penyanyi Bad Guy itu bahkan sempat bercanda bahwa ia mengira temannya itu meninggal dunia. Pengalaman ini semakin memperparah rasa kesepian yang dirasakan Billie Eilish.

Meski begitu ia bersyukur masih memiliki sahabat baiknya, Zoe, dan beberapa orang staf yang dekat dengannya. Namun, pengalaman pahit lain menghampiri ketika salah satu stafnya tersebut berhenti bekerja dan tidak pernah menghubunginya lagi.

Kejadian ini membuat Billie sadar bahwa hubungan dengan orang-orang yang bekerja dengannya bersifat profesional. Akibat dari pengalaman-pengalaman tersebut, Billie mengaku sangat takut kehilangan dan memiliki masalah dengan rasa ditinggalkan.

| Baca Juga: Billie Elish Ternyata Kecanduan Film Porno Sejak Usia 11 Tahun

Namun harapan tetap ada. Billie kini berhasil kembali berteman dengan teman-teman lamanya. Terlebih mendapatkan teman-teman baru.

Lagi-lagi, penyayi kelahiran 2001 itu merasa sangat bersyukur dan senang bisa memiliki pertemanan yang solid lagi. Bahkan, ia sempat menangis haru saat menghadiri sebuah pesta bersama teman-temannya di Coachella.

Atas pengalamannya ini, Billie Eilish menjadikan pengalamannya sebagai inspirasi dalam berkarya. Lirik lagu “Smile” dari Lily Allen, yang bercerita tentang persahabatan, turut memotivasinya untuk mencari teman baru.

Kini, di tengah kesibukan tur konser dan merilis album terbarunya “Hit Me Hard and Soft”, Billie Eilish tetap berusaha meraih keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadinya.

Ia berharap para penggemar bisa memahami perjalanannya dan terus mendukung karyanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here