Alasan The Changcuters Pilih Konsep Busana yang Unik

Delapan belas tahun berkarya, The Changcuters masih tetap hadir dan menghibur para penggemar secara spektakuler. Band yang memulai perjalanannya dari tahun 2004 itu kini masih tampil enerjik dan kece di setiap acara panggungnya. Hal itu terungkap saat mereka tampil Gila-Gilaan bersama teman-teman di Surabaya untuk acara Ekspectanica pada Sabtu (22/10) lalu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur meski di umur kami yang menginjak kepala empat, masih diberi spirit dan energi yang gak jauh beda saat kita awal manggung di umur 20an,” ucap Dipa The Changcuters saat ditemui Nyata di backstage.

Baca Juga: Busana Terbaik Billboard Music Awards 2022. Dari Doja Cat Sampai Megan Fox

Foto: Dokumentasi Silvia Andaresta/Nyata

Dalam kesempatan itu juga, The Changcuters berharap semoga kedepannya mereka masih bisa menyalurkan energinya ke semua penonton saat manggung. “Mudah-mudahan kami masih bisa terus menyalurkan semangat ini untuk semua temen-temen yang hadir saat kita manggung.”

Meski spirit dan enerjik tetap melekat di diri mereka, The Changcuters sempat bercerita bahwa ada penyesuaian konsep busana seiring berjalannya waktu. 

Band yang beranggotakan lima orang itu mengungkap bahwa gaya busana mereka seasonal. Yang berarti mengikuti dinamika dan konsep lagu tapi juga tetap mempertahankan ciri khas The Changcuters.

“Soal gaya busana, kita sebenarnya nyesuain konsep lagu dan album. Kayak dulu pas awal kita lebih ke gaya Skinny fit, terus album setelahnya kita juga sempat pakai konsep Muscle fit, dan sekarang kita lagi Slim fit. Terlepas dari itu semua, kita masih pakai ciri khas sama ya, kayak tema klasik Rock N’ Roll seragam,” Ujar Qibil.

Foto: Dokumentasi Silvia Andaresta/Nyata

Sejenak obrolan itu membawa mereka kembali ke masa lalu tentang outfit manggung mereka. Masih teringat jelas saat mereka mengusung konsep Muscle fit yang notabene memang ketat, dan sekarang baju itu dirasa tak lagi pas untuk tampilan mereka akhir-akhir ini.

“Yah, dulu emang kita Muscle fit sih, dan sekarang masih bisa, cuman bukan seasonnya. Gak relate lah kalau kata anak sekarang. Terus suka heran juga kok dulu betah ya gitu,” imbuh Qibil sambil tertawa

Masih tentang outfit manggung, The Changcuters membeberkan bahwa konsep busana dan detailnya selalu berasal dari Qibil. Mereka masing-masing memiliki jobdesk spesifik dalam band, namun pada akhirnya keputusan tetap dipilih bersama.

Baca Juga: Komentar 4 Seleb Asal Bandung Tentang Banjir

Dari situ juga, mereka sempat mengingat saat awal membentuk The Changcuters, mereka memikirkan konsep busana terlebih dahulu ketimbang konsep musik.

“Dari awal bikin band sebelum kita mutusin mau bikin musik kayak gimana, kita mikirin pakaian apa yang bakal kita pakai sebagai representasi dari The Changcuters,” Ujar Tria, sang vokalis. *han/ika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here