Alasan Mengejutkan Meghan Markle Putuskan Keluar dari Acara ‘Deal or No Deal’ 

Foto: Dok. Tim Rooke/Shutterstock & NBC Universal

Meghan Markle akhirnya membocorkan mengapa ia keluar dari acara TV ‘Deal or No Deal’ pada tahun 2007. Dalam acara itu, ia bertugas sebagai gadis pembawa koper yang harus mengenakan gaun seksi. 

Ternyata, Duchess of Sussex itu merasa value dalam dirinya berseberangan dengan pekerjaannya. Meghan merasa dicitrakan sebagai ‘bimbo’ yang merujuk pada sebutan untuk wanita cantik yang bodoh. 

|Baca Juga: Kerajaan Inggris Berharap Harry dan Meghan Hadir Saat Penobatan Raja Charles III

“Saya akhirnya keluar dari acara itu. Saya lebih dari apa yang digambarkan di atas panggung acara itu,” ucapnya dalam episode terbaru podcast-nya berjudul ‘Archetypes’. 

Meghan melanjutkan, “Saya tidak suka untuk dipaksa menjadi seperti itu dan itulah yang saya rasakan pada saat ‘direndahkan’ menjadi tipikal kata ‘bimbo’.” 

Apalagi, saat itu ia menjadi mahasiswi jurusan Hubungan Internasional yang gencar mengikuti acara politik. Ibunda dari Archie itu juga bercerita ia sempat satu mobil dengan seorang politikus di Argentina, menandakan dirinya lebih dari seorang ‘bimbo’. 

Foto: Dok. NBC Universal / PageSix

Walau begitu, Meghan mengaku bersyukur karena telah bekerja dalam acara itu. Sebab acara itu membuat namanya cukup dikenal di industri hiburan Amerika Serikat. Empat tahun seusai acara itu, ia bahkan mendapatkan peran di serial ‘Suits’ yang membuatnya makin populer.

“Saya bersyukur untuk pekerjaannya, tetapi tidak dengan bagaimana acara itu membuat saya merasa tidak pintar. Ngomong-ngomong, saya dikelilingi wanita pintar…tetapi bukan itu fokusnya,” ujar istri dari Pangeran Harry itu. 

|Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Diam-Diam Rencanakan Damai dengan Keluarga Kerajaan

Meghan pun bercerita tentang persiapan para pembawa koper sebelum tampil ke panggung. Mereka akan memasangkan bulu mata palsu, bantalan bra, dan menyemprotkan cairan penggelap kulit sebagai bagian dari konsep acara itu. 

“Itu semata-mata hanya tentang kecantikan dan bukan otak,” kenang Meghan. 

Maka dari itu, Meghan berharap putrinya Lilibet akan lebih dikenal dengan kecerdasannya, bukan dengan kecantikannya. 

“Ya, saya ingin Lili menjadi orang yang berpendidikan dan pintar serta bangga kepada dirinya karena hal-hal itu,” harapnya. *mir/ika 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here