Meghan Markle Dapat Perlakuan ‘Kejam’ Seperti Putri Diana

meghan-markle-putri-diana-korban-serangan-yang-sama
Foto: Net

Meghan Markle memang tak pernah bertemu dengan ibu mertuanya, Putri Diana. Namun, keduanya disebut-sebut memiliki nasib yang hampir sama. Keduanya sama-sama diperlakukan tidak adil oleh media dan pihak kerajaan. 

Hal ini mencuri perhatian dari pemeran Putri Diana dalam serial The Crown musim ke empat, Emma Corrin. Setelah mendalami karakter dan kisah Putri Diana, Emma merasa perlakukan media dan kerajaan kepada Meghan sama dengan yang dialami ibu Pangeran Harry dan Pangeran William itu.

Bahkan, dalam wawancaranya bersama Town and Country, Emma mengungkap kalau sejarah terulang kembali. “Kamu pasti ingin menggoyangkan tabloid tersebut sembari mengatakan ‘tidak bisakah kamu melihat kalau sejarah terulang kembali?’,” kata Emma Corrin.

Perempuan 24 tahun itu juga menyoroti proses transisi Meghan Markle untuk menjadi anggota keluarga kerajaan tidak mudah. Hampir sama dengan yang terjadi pada Putri Diana saat menikahi Pangeran Charles.

“Betapa dinginnya, tradisi, dan adanya ekspektasi dari sikapnya. Kupikir (Diana) tidak mengharapkan semua itu. Kupikir dia berekspektasi untuk bergabung jadi anggota keluarga,” tambahnya.

Baca juga: William Marah Besar pada Meghan Markle di Hari Kelahiran Archie

Bukan hanya jadi perhatian Emma, nasib Meghan Markle yang dianggap mirip dengan Putri Diana juga sempat disoroti oleh sang suami, Pangeran Harry. Adik Pangeran William itu buka suara soal perlakuan ‘kejam’ media Inggris pada istrinya.

“Ada waktunya ketika satu-satunya yang harus dilakukan adalah melawan perlakuan ini, karena ini bisa menghancurkan orang dan hidupnya. Sederhananya, ini adalah perundungan yang membuat takut dan membungkam orang,” kata Pangeran Harry, Oktober 2019 lalu.

Pada kesempatan tersebut, Duke of Sussex juga mengungkap ketakutannya kalau sejarah kelam ibunya terulang kembali. Seperti diketahui, Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan di Paris saat dikejar oleh paparazzi.

“Ketakutan terbesarku adalah sejarah yang terulang kembali. Aku telah melihat bagaimana orang yang kucintai dijadikan komoditas hingga mereka tak lagi dipandang dan diperlakukan sebagai orang yang nyata,” beber Pangeran Harry.

“Aku sudah melihat apa yang terjadi pada ibuku dan sekarang aku menyaksikan istriku jadi korban dari kekuatan yang sama,” imbuhnya.

Baca juga: Jalani Pemotretan, Penampilan Meghan Markle Ini Bernilai Miliaran

Seperti diketahui Pangeran Harry dan Meghan Markle melayangkan tuntutan pada Mail on Sunday karena membocorkan surat pribadi Meghan dengan ayahnya, Thomas Markle. “Sudah terlalu lama aku jadi saksi bisu penderitaan pribadinya (Meghan). Jika aku mundur dan tidak melakukan apa pun itu akan bertentangan dengan apa yang kami yakini,” tambah ayah Archie Harrison itu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here