MURI Anugerahkan 3 Penghargaan Sekaligus di HUT PMI ke-74

0
1258
HUT PMI
Foto: Catur/Nyata

Sebaik-baik manusia adalah ia yang berguna bagi sesamanya. Ungkapan itulah yang dipegang teguh oleh para relawan kemanusiaan. Totok Sudarto dan keluarga Prijadi misalnya.

Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Totok Sudarto bersama PMI Kota Surabaya. Serta dukungan dari banyak pihak, termasuk keluarga Prijadi berhasil melampaui target. Yaitu 12.000 kantung darah per tahun sejak tahun 2012 hingga 2018.

HUT PMI
Keluarga Prijadi, (dari kiri) Rudy Purwono, Vincent Prijadi Purwono, Puspita Dewi Prijadi dan suami, Jeffry Prijadi

Tentu saja hal itu jadi pencapaian yang luar biasa. Maka tak berlebihan jika upaya tersebut disambut hangat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Baca juga: RSOT Surabaya Gelar Gathering Untuk Peduli Kaki Bengkok

Bersamaan dengan peringatan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-74 yang digelar di Ballroom Grandcity Surabaya, Minggu (13/10) kemarin. Dilangsungkan pula penyerahan tiga penghargaan MURI sekaligus.

HUT PMI
(Dari kiri) Erlin Darmayanti, Ani Tjendrawati, Hermin Pujiastuti, Nany Widjaja, Puspita Dewi Prijadi, Hartati Tjahyono, Lily Nandya (Foto: Catur/Nyata)

Acara dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne PMI dan Mars PMI. Kemudian dilanjutkan pembacaan doa, serta tarian selamat datang berupa tari Remo Alap-Alap, yang dibawakan secara gemulai oleh lima siswi SMP Negeri 22 Surabaya.

Dengan tema Hari Jadi PMI “Kita Tangguh, Indonesia Maju”. Diharapkan ketangguhan PMI bersama seluruh relawan berdampak pula pada kemajuan dan kejayaan Indonesia.

HUT PMI
Penghargaan untuk karyawan PMI Kota Surabaya (Foto: Catur/Nyata)

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi karyawan PMI Kota Surabaya yang telah mengabdi selama 35 tahun, 25 tahun dan yang telah purna tugas.

Penghargaan juga diberikan kepada beberapa instansi dan personal fasilitator, atas kontribusi mereka sebagai donatur donor darah.

HUT PMI
Penyerahan simbolis bantuan satu unit mobil ambulance dari Puspita Dewi Prijadi dan suami, Tsang Joshua Ardy untuk PMI Kota Surabaya (Foto: Catur/Nyata)

Dewi Puspita Prijadi dari PT. Matahari Sakti, pada kesempatan tersebut menyumbangkan satu unit mobil ambulance untuk PMI Kota Surabaya. Ya, Dewi bukanlah nama baru dalam organisasi kemanusiaan ini.

Melanjutkan sifat filantropis mendiang ayahnya, yang kurang lebih 15 tahun aktif memberikan bantuan pada PMI. Kini Dewi juga menyalurkannya pada sang anak, Jeffry Prijadi, yang juga sebagai presiden direktur PT. Matahari Putra Makmur.

HUT PMI
Keluarga Prijadi menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Foto: Catur/Nyata)

Atas kebaikan-kebaikan itulah, Keluarga Prijadi dinilai pantas menerima penghargaan MURI. Yakni tiga generasi yang secara terus menerus dan konsisten memberikan bantuan kepada PMI Kota Surabaya berupa peralatan atau infrastruktur maupun kegiatan donor darah sukarela.

Baca juga: Manfaat Olahraga Pilates yang Dilakukan Shandy Aulia Selama Hamil

“Sangat bahagia dan senang, bersyukur pada Tuhan bisa diberkati dan menjadikan berkat bagi sesama yang membutuhkan,” tutur Dewi Puspita Prijadi saat ditemui usai acara.

“Semoga jadi berkat. Kalau bisa bantu sesama, kita nggak hanya menerima berkat, kita jadi saluran berkat,” harap Dewi.

Sementara dua penghargaan MURI lainnya diberikan masing-masing kepada PMI Kota Surabaya. Atas pencapaian jumlah donor darah sukarela 100 kali terbanyak sejak tahun 2012-2018 se-Indonesia. Serta untuk Totok Sudarto, sebagai penggerak donor darah sukarela yang telah memperoleh donor darah sukarela terbanyak selama satu dekade.

HUT PMI
Totok Sudarto saat menerima penghargaan MURI (Foto: Catur/Nyata)

“Menjadi suatu kebanggan dan kebahagiaan bagi saya dan keluarga. Tidak terasa mengabdi di PMI sejak 2007 sebagai penggerak donor darah. Sambil belajar bagaimana cara mengajak para pendonor,” ujar Totok.

HUT PMI
Totok Sudarto bersama istri dan anak serta menantu

“Harapan saya agar sekeluarga memperjuangkan kemanusiaan, gerakan donor darah yang ke depan bisa menjadikan budaya donor darah dan masyarakat sehat, Indonesia sejahtera,” tambah pria peraih tujuh pin emas dan MURI ini.

HUT PMI
(Dari kiri) Joshie Halim, Bambang Harsono Suhartono, Teguh Kinarto, Tani Masaki Konjen Jepang, Chandra Wurianto Woo (Foto: Catur/Nyata)

Penyerahan penghargaan MURI ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PMI Jatim Imam Utomo, perwakilan PMI Pusat, perwakilan negara sahabat, pengusaha, perkumpulan dan instansi.

HUT PMI
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan (Foto: Catur/Nyata)

“Saya melihat bahwa sesuatu yang borderless itu ada di PMI. Tidak ada sekat agama, strata sosial ekonomi, partai, daerah,” tegas Gubernur Jatim wanita pertama itu dalam sambutannya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here