Bella Shofie Usung Tema Awan dan Langit di JFW 2019

bella-shofie-jfw-2
Foto: Bayu Aji/Nyata

Bella Sofhie telah memutuskan menjadi seorang fashion designer, dan meninggalkan dunia hiburan yang telah melambungkan namanya.

Setelah sempat meluncurkan busana muslim pada Ramadhan lalu, kali ini Bella memamerkan rancangan baju terbarunya di event akbar Jakarta Fashion Week (JFW), Jumat (25/10) lalu.

Bella menunjukkan kemampuannya dalam merancang busana di panggung Jakarta Fashion Week 2020, setelah dinyatakan sebagai satu dari lima lulusan terbaik Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo.

bella-shofie-jfw-1
Foto: Bayu Aji/Nyata

Ada 13 baju hasil rancangannya yang dipamerkan di JFW. Untuk konsep bajunya sendiri, Bella mengusung tema awan dan langit, itu sesuai dengan penampilannya yang mewah.

“Referensi dapat dengan style-nya aku ya, dengan gelombang-gelombang baju yang sedemikian mewah,” kata Bella Shofie, di fashion tent JFW, Senayan City, Jakarta. 

Baca juga: Kolaborasi dengan Korea Selatan, Sabrina Irine Bangun Star International

Inspirasi untuk membuat desain awan dan langit ini didapat Bella, saat dirinya tengah berbaring di rumah.

“Saat itu anak Bella sakit, baru keluar dari ICU. Bella lagi capek dan stres, eh pas istirahat lihat awan dan langit. Awan selalu berubah-ubah setiap saat, begitu pula warnanya, kadang hanya putih tapi kalau sore bisa ungu atau jingga, bahkan hitam. Akhirnya aku terhipnotis. Kemudian aku skecth dan aku konsultasiin ke ibu Susan,” ujar perempuan kelahiran Medan, 5 Februari 1992 itu.

bella-shofie-jfw-3
Foto: Bayu Aji/Nyata

Imajinasi tentang awan yang didapatkannya secara tak sengaja itu, kemudian dituangkannya ke dalam rancangan busana. Palet warna koleksi Bella mengikuti gradasi warna awan, yang dilihatnya sejak pagi hingga malam hari. Seperti putih, ungu, jingga, dan hitam.

“Kalau orang tanya kenapa awan warna-warni. Aku ambil gradasi awan dari terbit matahari sampai terbenam. Awan itu nggak kaku hitam dan putih,” kata Bella menceritakan koleksinya.

Pilihan warna tersebut berpadu sempurna dengan desain bernuansa glamor dan feminin yang diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk busana, mulai dari potongan lurus hingga bervolume.

“Bella kali ini menampilkan sesuatu yang ‘Bella banget’, glamour, heboh, dan feminin,” jelasnya.

Baca juga: Lala Gozali Olah Limbah Fashion Jadi Produk Bernilai Tinggi

Demi menciptakan detil tekstur awan, istri Daniel Rigan ini mengolah bahan-bahan pakaian yang digunakannya dari halus menjadi lebih keras. “Aku mempersiapkan ini lama banget untuk mencari bahan yang sukses,” tuturnya.

bella-shofie-jfw-5
Foto: Bayu Aji/Nyata

Kesan glamour dan feminin itu dituangkan Bella melalui pilihan bahan seperti organza dan sutra. Sementara kesan heboh terlihat dari aplikasi organza yang dibuat kaku, serta garis rancangan serba ‘ekstra’, seperti outer super besar berwarna oranye hingga gaun bervolume dengan ekor panjang.

Gumpalan awan dituangkan Bella menjadi berbagai gumpalan organza yang dibentuk kaku, dan dijadikan aplikasi tambahan pada gaun bervolume serta bolero. Aplikasi organza kaku tersebut berhasil menambah semarak rancangannya, disamping warna berani yang dia gunakan.

Untuk bisa tampil di pagelaran fashion tersebut, Bella telah mempersiapkan semuanya dengan cukup matang. “Persiapan kurang lebih enam bulan buat 13 baju tersebut,” kata Bella.

Bangga dan senang, begitu yang dirasakan Bella Shofie bisa tampil di JFW. Apalagi ini merupakan debutnya sebagai desainer pemula.

“Alhamdulillah, ini pertama kali Bella ikut ajang Jakarta Fashion Week 2020. Semangat banget, happy banget hari ini,”kata Bella.

Menurut Bella Shofie, ide untuk tampil di JWF datang dari suaminya. Ia pun bersyukur mendapat support penuh dari sang suami.

“Alhamdulillah puas banget karena support dari suami, support dari sahabat yang datang,” ujar Bella dengan tersenyum ceria. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here