Bayu Skak Ungkap Alasan Bikin Film Horor Komedi ‘Sekawan Limo’

Film terbari Bayu Skak 'Sekawan Limo'. (Foto: Dok. Pri)
Film terbari Bayu Skak 'Sekawan Limo'. (Foto: Dok. Pri)

K arya film terbaru Bayu Skak, ‘Sekawan Limo’, mendapat respons baik dari masyarakat. Sejak ditayangkan perdana di bioskop lima hari lalu, Kamis (4/7), film bergenre horor komedi ini telah ditonton sebanyak 710.050 kali.

Meski berbahasa jawa, film yang disutradarai sekaligus dibintangi oleh Bayu Skak ini tetap mendapat sambutan yang positif di bioskop daerah luar Jawa. Seperti Bandung, Pontianak, hingga Palangkaraya, di mana kursi bioskop untuk film ini selalu dipenuhi oleh penonton.

Belum lama ini, Bayu Skak mengungkap alasannya membuat film ‘Sekawan Limo’. Film yang mengangkat cerita mistis yang dialami oleh lima orang pendaki ini, dibuat karena tema tersebut terbilang jarang diangkat di film Indonesia.

Bayu mengaku, ide tentang film ini pertama kali muncul sejak tahun-tahun pandemi Covid-19. Awalnya, ide tersebut datang dari kegemarannya menonton podcast saat berada di mobil.

| Baca Juga: Bayu Skak Ungkap Pesan di Balik Film Horor Komedi Sekawan Limo

“Sampai kepikiran horor komedi ini, itu dari pas covid idenya. Karena, waktu covid itu kan naik pesawat sulit, ya. Jadi itu aku dari Malang ke Jakarta sering naik mobil sendiri,” ucap Bayu dalam keterangannya bersama Cinema 21.

“Nah dari situ, aku dengerin podcast horor, nah podcast horor itu nomor satu kok aku selalu lihat yang dibahas itu selalu pendakian gunung, yang paling banyak views-nya. Tentang pendakian gunung mistis, horor gitu kan,” kata Bayu.

Dari banyak podcast horor yang ia dengarkan, ternyata tema pendakian gunung adalah yang paling laku dan disukai masyarakat. Nah, terdapat salah satu cerita dari sekian banyak podcast itu yang akhirnya diangkat Bayu ke dalam film ‘Sekawan Limo’. 

“Mendaki gunung, ada satu di antara mereka yang demit atau yang setan, gitu kan, ikutan mendaki gitu. (Jadi) kenapa enggak bikin cerita tentang ini aja, ya,” tutur Bayu.

| Baca Juga: Sekawan Limo, Film Baru Bayu Skak Gabungkan Horor dan Komedi

Bayu juga mengungkap, bahwa dirinya langsung memberitahukan ide tersebut ke beberapa aktor film ‘Sekawan Limo’. Ide tersebut pun langsung disambut dengan baik oleh mereka. Hingga akhirnya kini telah tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Film horor komedi ini seperti ciri khas film Bayu Skak yang lain, yakni menggunakan bahasa Jawa Timur yang sangat kental. Meski begitu, melalui karya-karyanya, Bayu Skak membuktikan bahwa bahasa dan budaya tidak menjadi masalah dalam menarik hati penonton di luar bahasa dan budaya tersebut.

Film ini dibintangi oleh Nadya Arina, yang sebelumnya telah beberapa kali bermain di film bergenre horor. Nadya Arina berperan sebagai salah satu dari lima pendaki yang bernama Lenni. Nadya akan beradu akting bersama empat pendaki lainnya, yakni Bagas (Bayu Skak), Juna (Benidictus Siregar), Dicky (Firza Valaza), dan Andrew (Indra Pramujito).

Melalui film Sekawa Limo, Bayu Skak akan mengajak penonton untuk menebak-nebak siapa dari lima pendaki yang sebenarnya bukanlah manusia sungguhan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here