Potret Terakhir Ratu Elizabeth II Sebelum Meninggal

Ratu Elizabeth Foto: Dok. Daily Mail

Potret terakhir Ratu Elizabeth hanya selang dua hari sebelum kematiannya. Kala itu Ratu menerima Liz Truss, Perdana Menteri Inggris yang baru saja terpilih.

Ratu mengenakan kaos berkerah warna biru muda dipadu cardigan warna sama dan rok kotak-kotak dengan nuansa senada. Terlihat sekali Ratu lebih kurus dari sebelum-sebelumnya.

Sementara Liz mengenakan dress warna biru navy. Di hari yang sama, Boris Johnson, Perdana Menteri yang digantikan Liz Truss juga berkunjung ke Skotlandia untuk berpamitan secara resmi.

Pemunculan terakhir Ratu Elizabeth II (foto: Instagram theroyalfamily)

”Yang terhormat Anggota Parlemen Boris Johnson mengadakan audiensi dengan Ratu pagi dan mengajukan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan Penguasa Pertama Perbendaraan, yang diterima dengan senang hati diterima Yang Mulia,” kata Istana Buckingham dalam rilisnya.

Keputusan itu diambil setelah Ratu tidak bisa lagi leluasa bepergian ke London atau Kastil Windsor. Mengangkat perdana menteri memang salah satu tugas utama Ratu, yang tidak dia delegasikan ke putranya, Pangeran Charles. Putra mahkota yang segera dinobatkan sebagai Raja Charles III itu mengambil banyak peran atas nama Ratu di bulan-bulan terakhir Ratu.

Ratu Elizabeth menerima PM Inggris Sir Winston Churchill (foto: Instagram theroyalfamily)

Liz Truss menjadi PM Inggris ke 15 sekaligus terakhir yang diterima Ratu. Sementara itu PM Inggris pertama yang diterima adalah Sir Winston Churchill, yang ditemui ketika Ratu baru turun dari pesawat yang membawanya kembali dari Kenya ke Inggris tahun 1952.

Setelah pertemuan dengan Liz dan Boris, istana mengumumkan Ratu tidak akan lagi memimpin pertemuan Dewan Penasihat yang dijadwalkan, Rabu (7/9), sehingga dia bisa beristirahat.

”Setelah acara seharian kemarin, Yang Mulia sore ini menerima saran dokter untuk beristirahat,” kata pihak istana dalam pernyataannya. ”Artinya rapat Dewan Penasihat yang seharusnya berlangsung mala mini akan diatur ulang,” imbuh pihak istana.

Ratu memang mengurangi kegiatan sebelum kematiannya. Satu dari sedikit komitmen itu adalah membuka Gedung Thames Hospice baru dengna 28 tempat tidur di Maidenhead, Juli lalu. Dia ditemani putrinya, Putri Anne.

Ratu tersenyum saat bertemu pasien Pat White dan mengobrol dengan staf serta relawan. Ratu membawa tongkatnya yang dia gunakan secara teratur sejak Oktober tahun lalu karena masalah kesehatannya yang sudah terganggu.

Itu adalah kunjungan ke empat Ratu ke badan amal itu. Kali pertama dia membuat Thames Hospice pada November 1987. Dalam beberapa tahun terakhir, Hospice telah dimodernisasi dan dibangun kembali di lokasi baru menyusul upaya penggalangan dana sebesar USD26 juta (Rp385,5 miliar).

Ratu Elizabeth II mangkat pada Kamis (8/9) pukul 12.32 waktu setempat atau Kamis (8/9) pukul 18.32 WIB. Pangeran Charles dan Putri Anne berada di sisi ranjang, ketika Ratu mengembuskan napas terakhir.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here