Upacara Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II di Katedral St. Giles

Foto: Dok. PA

Setelah bermalam di Istana Holyroodhouse, Ediburgh, peti jenazah Ratu Elizabeth II langsung dipindahkan di Katedral St. Giles pada Senin (12/9) lalu waktu setempat. Katedral tersebut menjadi tempat prosesi kebaktian dan Vigil the Prince sebagai rangkaian prosesi sebelum Ratu dimakamkan pada Senin (19/9) depan. 

Peti jenazah Ratu dibawa menggunakan mobil jenazah dan diikuti dengan Raja Charles III serta ketiga adiknya yang berjalan di belakangnya. Permaisuri Camilla serta Sophie, istri Pangeran Edward, juga terlihat mendampingi mereka dengan mobil di belakang iringan Raja. 

Anak-anak Ratu Elizabeth II dan pengawal kerajaan mengiringi mobil jenazah. Foto: Dok. Reuters

|Baca Juga: Potret Emosional Putri Anne Antar Jenazah Ratu Elizabeth

Sesaat setelah tiba di katedral, Raja Charles III, Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward berdiri di empat sudut peti itu sambil menundukkan wajah mereka selama 10 menit. Tradisi itu disebut dengan ‘Vigil of the Princes’.

Sang Raja terlihat mengenakan seragam upacara penuh dengan pangkat Field Marshal. Pangkat tersebut dinobatkan kepada dirinya oleh sang Ratu di tahun 2012. Kedua adiknya, Putri Anne dan Pangeran Edward, memakai seragam militer. 

Raja Charles III memimpin prosesi itu dengan Putri Anne, Pangeran Edward, dan Pangeran Andrew. Foto: Dok. PA

Di sisi lain, Pangeran Andrew dilarang mengenakan seragam militer karena sudah tidak bekerja untuk keluarga kerajaan. Namun, ia diperbolehkan untuk memakai seragam itu ketika proses pemakaman di Westminster Hall nanti. 

Selama prosesi itu berlangsung, para pelayat diperbolehkan untuk melewati para anak Ratu serta empat anggota Royal Company of Archers yang juga ikut menjaga peti itu. Mereka melakukan hal itu sebagai proses penghormataan terakhir untuk Ratu Elizabeth II. 

Pelayat melewati para anak ratu yang berdiri dan menundukkan wajahnya membelakangi peti jenazah Ratu Elizabeth II. Foto: Dok. Reuters

‘Vigil of the Prince’ tersebut bukanlah kali pertama dalam sejarah kerajaan Inggris. Tradisi itu telah ada sejak tahun 1936 ketika Raja George V disemayamkan di Westminster Hall. Ketiga anak lelakinya, Pangeran Albert, Harry dan George, mengenakan pakaian militer untuk menjaga peti jenazah sang Raja.

Namun, tradisi yang baru saja terjadi itu menjadi kali pertama sejak tahun 2002. Dua puluh tahun yang lalu, Pangeran Charles, Pangeran Edward, Pangeran Andrew, serta anak lelaki dari Putri Margaret melakukan ‘penjagaan’ ini saat Ibu Suri Elizabeth disemayamkan di Westminster Hall.

Selain itu, Putri Anne mencetak sejarah baru dalam prosesi tersebut. The Princess Royal itu menjadi satu-satunya anak perempuan dari pemimpin kerajaan yang diperbolehkan melakukan tradisi tersebut.

|Baca Juga: Banjir Air Mata, Ribuan Orang Iringi Peti Jenazah Ratu Elizabeth Keluar dari Kastil Balmoral

Putri Anne dengan peti jenazah Ratu Elizabeth II. Foto: Dok. DailyMail

Katedral St. Giles menjadi tempat terakhir untuk upacara penghormatan bagi jenazah sang Ratu di Skotlandia. Publik diperbolehkan mengunjungi peti jenazah itu sampai esok hari (13/9) waktu setempat sebelum jenazah Ratu Elizabeth II diterbangkan ke London. *mir/ika 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here