Yuk, Kenali Penyebab Depresi yang Wajib Diwaspadai

penyebab-depresi
Foto: NY Times

Depresi selama ini disebut sebagai penyebab seseorang bunuh diri. Tekanan tinggi, lingkungan yang tidak mendukung serta ketiadaan teman untuk berbagi menjadi beberapa penyebab depresi.

Dikatakan dr. Damba Bestari, Sp.KJ, Salah satu yang berperan besar adalah lingkungan. Lingkungan yang tidak suportif menjadi penyebab kuat seseorang menjadi depresi.

Biasanya mereka yang menganggap depresi adalah suatu reaksi yang berlebihan. ”Cara berpikir yang seperti itulah yang harus dihilangkan. Depresi adalah gangguan perasaan yang harus ditangani serius. Cara berpikir seperti itu akan memberikan dampak yang lebih buruk kepada penderita,” tegas Damba.

”Lingkungan yang menghakimi dan berpikir kesehatan mental itu tidak penting. Selain itu pekerjaan yang bikin burn out, gaya hidup dan tekanan yang tinggi,” ujar dokter 32 tahun itu.

Baca juga: Depresi Hingga Ingin Mati, Ini curhat Angela Gilsha Pasca Ditingggal Marco Panari

Kurangnya zat serotonin dan dopamine juga jadi penyebab. Serotonin adalah zat yang terdapat dalam otak yang dapat membuat orang  bahagia. Kekurangan ini dapat diatasi dengan konsumsi ikan salmon akan membantu tubuh memproduksi zat serotonin dalam otak.

Gejala Depresi

depresi merupakan kondisi medis di mana penderitanya mengalami gangguan perasaan yang dapat membuatnya sedih. Hingga berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan dan kesehatan mental.

”Gejala utamanya sering disebut 3A, yaitu afek depresi atau kecenderungan merasa sedih, anhedonia atau kehilangan minat dan  kegembiraan serta anenergi yaitu berkurangnya energi serta menurunnya aktivitas,” papar Damba yang ditemui di Sutorejo Prima Utara Surabaya.

Baca juga: Kenali Tiga Gejala Depresi Sebelum Terlambat. Salah Satunya Suka Menyendiri!

Solusi

Sebenarnya cukup mudah, yaitu olahraga dan rekreasi. Kedua hal itu akan membantu relaksasi otak agar tidak tegang. Olahraga dan rekreasi dapat meningkatkan zat serotonin yang akan membuat penderita lebih senang dan relaks.

Tak hanya itu, keterhubungan dengan sosial juga sangat disarankan. ”Seringlah bersosialisasi. Karena kebutuhan dasar dari manusia adalah
keterhubungan. Orang yang depresi itu sebenarnya sangat ingin terhubungan dengan sosialnya,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here