Iman Dwi Hartanto Wujudkan Mimpi yang Tertunda 35 Tahun

Iman Untag Surabaya
Foto: Dok. Pri

Penantian penyiar Radio Suara Surabaya (SS) Meinara Iman Dwihartanto selama 35 tahun berakhir juga. Mimpinya untuk meraih gelar Sarjana dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya akhirnya terwujud. Bahkan dia berhasil menjadi lulusan terbaik, dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,74.

“Bagi mahasiswa yang wisuda kali ini, waktu kuliah yang ditempuh butuh satu, dua, tiga atau empat tahun. Tapi bagi saya, perjalanan panjang untuk mencapai titik ini membutuhkan waktu lebih 30 tahun,” ungkap Iman dalam pidato kelulusan mewakili 1299 wisudawan-wisudawati yang diwisuda secara virtual, Sabtu (5/9) lalu.

| Baca juga: Dapat Beasiswa S2 dan S3 di Jepang Gara-Gara Penasaran

Pada tahun 1985 lalu, Iman memang sempat menimba ilmu di Kampus Merah Putih tersebut. Namun lantaran kondisi ekonomi keluarga yang tak memungkinkan, Iman terpaksa mengubur dalam-dalam impiannya untuk meraih gelar Sarjana Hukum.

“Waktu itu saya gabung di Fakultas Hukum selama dua tahun. Sampai Semester empat. Kemudian bapak manggil, ‘Man, Bapak sudah dalam kondisi seperti ini, biaya nggak bisa banyak, kamu masih punya adik‘,” tuturnya saat dihubungi Nyata, Selasa (22/9) siang.

Kondisi itu membuat Iman memutuskan untuk bekerja. Berbagai pekerjaan pun sempat dilakoninya. Mulai bekerja di penggilingan padi hingga menjadi nelayan di Kepulauan Riau. Hingga pada tahun 1992, Iman kembali ke Surabaya dengan meniti karier sebagai penyiar di Radio Suara Surabaya.

| Baca juga: Semangati Lulusan Tahun 2020, 8 Seleb Ini Bagikan Potret saat Wisuda

Tahun demi tahun berlalu, Iman akhirnya memutuskan untuk kembali mengenyam bangku perkuliahan. Tentu hal itu tidak mudah baginya. Sang istri yang telah lebih dulu kuliah di Untag Surabaya, kerap mendukungnya untuk kembali melanjutkan studi yang tertunda 30 tahun lamanya itu.

Iman Untag Surabaya
Iman dan sang istri, Bawinda Sri Lestari (Foto: Dok. Pri)

Hingga pada tahun 2016 lalu, ayah satu anak itu secara resmi terdaftar sebagai mahasiswa di program studi (prodi) Ilmu Hukum Untag Surabaya.

“Sebenarnya istri sudah ngajak saya kuliah sejak 2015, tapi masih maju-mundur. Ya sudah, baru putuskan tahun 2016, kembali ke (prodi) hukum,” kata Iman.

| Baca juga: Untuk Lulusan Tahun 2020, Ini Pesan Najwa Shihab untuk Kalian

Meski cabang ilmu yang diambil terbilang berbeda dengan bidang pekerjaan yang dijalaninya sekarang, Iman membuktikan kesungguhannya dalam menimba ilmu. Terbukti ia berhasil menempuh pendidikannya dengan tepat waktu dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik di Fakultas Hukum, dengan angka 3,74.

Bahkan menurutnya, ia bisa saja lulus lebih cepat jika pada semester dua lalu dirinya menjalani ujian semester tepat waktu.

“Pernah terjadi saya harus ujian semester, sementara ada tugas kantor. Akhirnya saya ninggal ujian. Terpaksa ngulangi. Kalau misal pada semester dua bisa full masuk terus, semester tujuh sudah wisuda. Kalau lancar semua, nilai bagus, tiga setengah tahun sudah selesai. Tapi karena harus jalani tugas kantor, ujian susulan di semester berikutnya,” aku pria berkacamata itu.

Iman bersyukur bisa menjadi bagian dari Kampus Merah Putih yang diakuinya sebagai “paket lengkap”. Ini dibuktikan dari lulusannya, maupun para staf pengajar yang berkompeten.

“Saat masuk di Fakultas Hukum sudah Akreditasi A, artinya setara perguruan tinggi negeri. Dosen-dosen mumpuni, nggak beda dengan negeri. Saya justru menemukan iklim belajar yang luar biasa di Fakultas Hukum Kampus Merah Putih yang sangat mendukung peran sebagai seorang mahasiswa dan pekerja, khususnya sebagai jurnalis,” terang pria yang berencana melanjutkan sekolah advokat ini.

| Baca juga: Lulusan SMA, Chelsea Islan Ungkap Keinginan Jadi Diplomat

Usai melepas 1299 wisudawan-wisudawati pada Sabtu (5/9) lalu, Untag Surabaya mengadakan program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang juga dilakukan secara virtual. Total ada 3105 mahasiswa baru yang terdaftar mengikuti PKKMB yang dilakukan mulai Senin (21/9) kemarin hingga Kamis (24/9) mendatang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here