Berjuang Lawan Covid, Iis Sugianto Ingin Tulis Pesan Terakhir

Iis Sugianto covid
Foto: Dok. Instagram Iis Sugianto

Lama tak terdengar kabarnya, penyanyi senior Iis Sugianto membawa kabar tidak mengenakkan. Belum lama ini Iis ternyata tengah berjuang melawan virus corona yang bersarang di tubuhnya. Untungnya kini dia sudah dinyatakan sembuh.

Melalui kanal YouTube-nya, pelantun Jangan Sakiti Hatinya itu menceritakan awal mula dirinya didiagnosa terinfeksi virus tersebut.

“Satu bulan belakangan ini saya sakit dan dirawat di rumah sakit. Tiga minggu pengalaman yang penuh hikmah, yang saya ingin sekali berbagi untuk masyarakat luas, terutama teman-teman sesama artis,” kata Iis mengawal kisahnya.

| Baca juga: Penggalangan Dana Untuk Ulang Tahun Iis Sugianto

Sebelum diketahui dirinya terinfeksi virus corona, Iis sempat menjalani dua kali pemeriksaan, di laboratorium dan rumah sakit. Semua hasil menunjukkan bahwa Iis terkena penyakit tifus.

“Bermula dari suhu tubuh yang naik-turun. Oleh karena itu saya memberanikan diri untuk periksa ke laboratorium sendiri, dan akhirnya dinyatakan sakit tifus,” ujar Iis.

“Tapi ketika hari ke tiga, saya demam yang sangat tinggi, (suhu) badan saya masih 38,7. Saya merasa tidak tenang. Saya sudah minum antibiotik, saya sudah minum obat yang dinyatakan saya tifus. Jadi saya beranikan diri untuk ke rumah sakit. Dicek banyak, dari jam 20.00 sampai jam 02.00 malam, baru saya dinyatakan sakit tipus. Jadi benar, saya harus dirawat. Sudah dilakukan rapid test, sakit tifus,” bebernya.

| Baca juga: Jayanti Mandasari, Kembali Eksis Setelah 20 Tahun Menghilang

Baru sehari mendapat perawatan di rumah sakit, dokter menyarankan agar Iis menjalani tes swab. Pasalnya dari hasil foto toraks, dicurigai ada lendir di paru-paru Iis.

“Jam 11 diperiksa dokter, ‘Kelihatannya hasil toraks paru-paru Bu Iis mencurigakan. Seperti ada lendir. Harus swab ya,” tutur Iis menirukan perkataan sang dokter.

Tak lama setelahnya, dokter kembali membawa kabar yang kurang mengenakkan. Ditemani perawat, dokter memberitahukan bahwa Iis telah positif terinfeksi virus corona.

“Jadi hari itu saya swab, jam 16.00 sore dokter datang, suster yang mendampingi langsung tutup gorden. ‘Bu Iis covid‘,” cerita Iis yang saat itu mengaku terkejut.

| Baca juga: Robert Pattinson Positif Corona, Syuting ‘The Batman’ Kembali Ditunda

Di hari yang sama, Iis langsung dibawa ke rumah sakit rujukan bagi penderita covid. Dokter dan perawat meyakinkan penyanyi berusia 58 tahun itu, bahwa penyakit covid bisa disembuhkan dengan imunitas dan keyakinan yang kuat untuk sembuh.

Satu hal yang dipikirkan oleh Iis begitu dirinya mendapat vonis tersebut, yakni anak-anaknya. Penyanyi yang populer di era 1980-an itu sempat merasa putus asa, mengingat banyak juga cerita menyedihkan dari para pasien covid yang tidak bisa bertahan.

Oleh karena itu, Iis berniat menulis pesan terakhir untuk masing-masing anaknya, terutama yang berada di Amerika.

“Yang ada dalam pikiran saya pada saat itu adalah anak-anak. Saya dalam keadaan yang 50% saya sembuh, 50% ini lah akhir hidup saya. Saya ingin sekali berkirim surat pada anak-anak saya,” pinta Iis kala itu.

“Terutama buat anak saya yang di Amerika, karena jarang ketemu walau bisa komunikasi lewat video call, tapi beda sama yang di Jakarta. Saya ingin titip surat satu per satu pada anak-anak. Pesan terakhir buat anak-anak,” akunya.

| Baca juga: Waduh! Keluarga Amitabh Bachchan Positif Covid-19 Berjamaah

Usai menjalani perawatan dengan baik dan mendapat ‘suntikan’ semangat dari keluarga besar, Iis akhirnya dinyatakan sembuh dari covid. Terhitung sejak 1 September 2020, Iis sudah diperkenankan untuk pulang.

“Banyak support doa dari keluarga, terutama dari saudara kandung dan anak-anak. Itu yang membuat saya kuat saat itu,” ucapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here