Pepsodent Ingin Semua Kalangan Masyarakat Jadi Pahlawan Senyum

0
539
Foto: Dok. PT Unilever Indonesia

PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui brand Pepsodent berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), kembali menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang memasuki kali pelaksanaan kesepuluh.

Mereka menginisiasi gerakan ‘Indonesia Tersenyum’, yang mengajak semua orang menjadi ‘Pahlawan Senyum’, guna mewujudkan Indonesia bebas gigi berlubang.

Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions, Yayasan Unilever Indonesia menuturkan kalau gigi berlubang masih jadi masalah besar di Indonesia.

“Buktinya hasil Riset Kesehatan Dasar (Riseksdas) 2018 menunjukkan bahwa 88,8% masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang. Bahkan permasalahan ini juga dialami oleh 92,6% anak Indonesia berumur 5 tahun. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, mengingat kondisi gigi susu sangat memengaruhi kondisi dan struktur gigi permanen di masa mendatang,” kata Mirah.

Untitled-1
Foto: Dok. PT Unilever Indonesia

Baca juga: Adu Senyum 8 Artis Bergigi Gingsul, Siapa yang Paling Manis?

Karena inilah edukasi berkelanjutan soal perawatan kesehatan gigi dan mulut harus terus diberikan secara konsisten.

“Pepsodent memulai gerakan ‘Indonesia Tersenyum’ untuk membebaskan senyum keluarga Indonesia dari gigi berlubang. Dalam gerakan ini, tentunya kami merangkul kontribusi dari seluruh masyarakat Indonesia,” lanjut Mirah.

Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM., Ketua Pengurus Besar PDGI memaparkan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam merawat kesehatan gigi dan mulut merupakan tanggung jawab bersama, yang masih perlu dibenahi.

“Riskesdas 2018 memperlihatkan bahwa dari 94,7% masyarakat yang menyikat gigi setiap hari, hanya 2,8% yang melakukannya di waktu yang tepat, yaitu dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur. Yang tak kalah memprihatinkan, ternyata 95,5% masyarakat Indonesia tidak pernah berkunjung ke tenaga medis gigi,” kata Hananto.

program-pepsodent
Foto: Dok. PT Unilever Indonesia

Baca juga: Ingin Tubuh Ideal? Coba Rutin Lakukan 5 Olahraga Ini, Girls!

Melihat fakta ini, BKGN kembali digelar secara nasional untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, mengedukasi masyarakat Indonesia menyikat gigi pada pagi dan malam hari. Serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Selama sembilan tahun, BGKN telah memberi manfaat kepada 250.000 masyarakat Indonesia. Berkat kolaborasi Pepsodent dengan lebih dari 100 PDGI Cabang dan 23 Fakultas Kedokteran Gigi di seluruh Indonesia. Sebanyak 14.250 dokter gigi dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi juga ikut terlibat di sepanjang pelaksanaan BKGN.

dokter-kecil
Foto: Dok. PT Unilever Indonesia

Ketua AFDOKGI, Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes. berkomentar bahwa pemeriksaan berkala penting dilakukan.

“Agar kondisi kesehatan gigi dan mulut dapat terus terjaga. BKGN adalah momen tepat untuk memulai rutinitas ini.Karena di semua Rumah Sakit Gigi dan Mulut yang berpartisipasi, para dokter gigi berpengalaman bersama mahasiswa FKG, siap terjun langsung mengedukasi dan memberikan pelayanan untuk segenap masyarakat yang membutuhkan,’ tutur Nina.

Dalam mendukung gerakan ‘Indonesia Tersenyum’ yang salah satunya dilaksanakan melalui BKGN 2019, Pepsodent percaya bahwa setiap orang dapat menjadi ‘Pahlawan Senyum’. Mulai dari orang tua, guru di sekolah, hingga anak-anak memiliki peran penting untuk melindungi senyum keluarga Indonesia.

Baca juga: Ragam Khasiat Kencur Mulai Untuk Kesehatan Hingga Kecantikan

Tak hanya itu, Donna Agnesia yang memiliki tiga orang anak turut berbagi kisah soal kesehatan gigi. Ia mengatakan kalau kesehatan gigi jadi salah satu prioritas utamanya.

“Sejak anak-anak masih kecil, aku selalu menanamkan kebiasaan untuk menyikat gigi dua kali sehari. Dan rutin mengajak mereka ke dokter gigi. Kini saat mereka sudah semakin besar, tidak jarang justru mereka yang mengingatkan aku dan suami, jika salah satu dari kami mungkin terlupa dengan kebiasaan ini. Jadi, aku setuju banget bahwa kita semua bisa menjadi ‘Pahlawan Senyum’, siapapun dan di manapun kita berada,’ ujar Donna. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here