Marlupi Dance Academy Suguhkan Tari Bollywood hingga K-Pop

0
1412
Marlupi Dance Academy
Foto: Dok. Marlupi Dance Academy

Marlupi Dance Academy mempersembahkan karya tari LIFE. Ini merupakan pagelaran yang ke-11 sejak berdiri tahun 2008 lalu. Pentas yang dimeriahkan 500 penari ini diadakan di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (31/8) lalu.

Karya ini dikemas dalam bentuk tari yang berbeda dari sebelumnya, karena melibatkan banyak jenis tari di dalamnya. Serta didukung oleh tata panggung yang modern dan kostum yang disesuaikan dengan karakter.

Dikemas dalam alur cerita kreatif, yang memasukkan unsur tari modern seperti hiphop, kontemporer, lyrical maupun gerakan tari jazz yang beraneka ragam.

Pagelaran dibuka dengan hentakan modern dance, dari anak-anak usia 3-10 tahun. Tanpa jeda, disusul dengan tarian yang memadukan unsur balet dan modern dance, yang diikuti remaja usia antara 12-15 tahun.

Marlupi Dance Academy
Foto: Dok. Marlupi Dance Academy

Jika tahun lalu sarat dengan budaya lokal, kali ini berbeda. Agar tak bosan, international look sengaja dipilih. Seperti tarian Bollywood yang belum pernah ditampilkan, hingga gerakan tari ala K-Pop yang energik.

Musik yang energik dengan tata lampu warna-warni, menyempurnakan pagelaran hari ini. Beberapa lagu tentu tidak asing, baik lokal maupun manca. Seperti lagu dari Sherina Kembali ke Sekolah, ME dengan Inikah Cinta, hingga lagu Dari Mata yang beken dibawakan penyanyi muda, Jaz.

Sementara lagu manca seperti Bruno Mars dengan 24K Magic, Ariana Grande dengan Thank You, Next, X Ambassadors dengan Unsteady. Inti cerita LIFE diadaptasi dari cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tentang pertemuan sepasang manusia, jatuh cinta, menikah hingga akhirnya memiliki keturunan. Gambaran keluarga bahagia.

Marlupi Dance Academy
Foto: Dok. Marlupi Dance Academy

Dipilihnya tema LIFE, menurut Fifi Sijangga, Artistic Director Marlupi Dance Academy, karena apa yang diceritakan merupakan kejadian-kejadian yang hampir dirasakan tiap orang.

L diambil dari kata Love, kita pasti mersakan cinta. I diambil dari kata Intuition, kata hati yang memimpin setiap keputusan. F dari kata Faith, hidup butuh keyakinan terhadap Yang Maha Kuasa. Dan E dari Emotion, dimana manusia menunjukkan emosi sebagai respon dari setiap kejadian.

Marlupi Dance Academy
Foto: Dok. Marlupi Dance Academy

Para penari yang rata-rata berusia 3,5 tahun sampai 30 tahun, merupakan murid dari Marlupi Dance Academy. Mereka bisa ikut dalam pagelaran ini tanpa audisi.

“Karena semua yang terlibat adalah murid aktif dari Marlupi Dance Academy, dari berbagai kelas hiphop forever dance center,” ujar Fifi.

Marlupi Dance Academy
Foto: Dok. Marlupi Dance Academy

Pagelaran ini dipersiapkan selama 6 bulan, sejak pengembangan ide sampai pada gladi bersih. Proses latihan yang diikuti seluruh penari berjalan selama 4 bulan.

“Koreo dibuat tim guru dari tiap-tiap kelas penari. Total ada belasan guru yang menampilkan tarian yang dibawakan oleh murid masing-masing. Sedangkan kostum merupakan kreasi dari Arifin dan Nuni,” tutup Fifi. (*)