Pegi Setiawan Ngaku Disiksa Selama di Tahanan

Penetapan tersangka Pegi Setiawan gugur. Foto : Foto: X/@creepylogy_
Penetapan tersangka Pegi Setiawan gugur. Foto : Foto: X/@creepylogy_

Pegi Setiawan, buruh bangunan yang sempat menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki di tahun 2016, kini menghirup udara bebas setelah memenangkan gugatan praperadilan.

Dalam momen usai kebebasannya itu, Pegi mengungkapkan serangkaian penyiksaan yang dialaminya saat menjadi tahanan di Polda Jawa Barat.

Pegi membeberkan bahwa selama masa penahanan, dirinya mengalami perlakuan kasar dari oknum polisi. Penyiksaan tersebut meliputi pemukulan dan pembekapan, serta ancaman-ancaman yang dilontarkan kepadanya.

Dalam konferensi pers yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Pegi menjelaskan bahwa dirinya kerap dihina dan dicaci maki oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, meskipun ia selalu membantah tuduhan tersebut.

“Mereka bilang saya pembunuh, tidak punya hati nurani,” ungkap Pegi dengan suara bergetar. “Saya diancam akan dibunuh jika berani melawan.”

| Baca Juga : Pegi Setiawan Bebas dari Status Tersangka, Ini Tanggapan Kejagung

Selain itu, Pegi juga mengalami perlakuan kasar lainnya seperti dimaki-maki dengan kata-kata kasar. Bahkan, ia sempat menunjukkan bekas-bekas penyiksaan kepada kuasa hukumnya sebagai bukti.

“Saya sering diancam dan diperlakukan dengan kasar oleh beberapa oknum polisi yang berkuasa di tahanan,” lanjut Pegi.

Lebih parahnya lagi, saat interogasi, kepalanya pernah dibungkus plastik, membuatnya sulit bernapas dan harus memberontak agar plastik itu dilepaskan.

“Saya pernah dipukul di bagian mata kanan dan kepala saya pernah dibungkus plastik hingga tidak bisa bernafas,” ungkap Pegi dengan tegas.

| Baca Juga : Pihak Pegi Setiawan Nilai Ahli dari Polda Jabar Tidak Independen

Akibat dari semua perlakuan tersebut, Pegi mengaku tidak bisa tidur selama dua hari. Mentalnya pun terguncang karena perlakuan tidak manusiawi yang diterimanya.

“Saya merasa sangat tertekan dan hanya bisa pasrah selama interogasi dilakukan,” ujarnya.

Hakim Pengadilan Negeri Bandung menyatakan bahwa penangkapan dan penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan tidak sah dan meminta Polda Jabar segera membebaskannya. Dalam putusannya, hakim menilai bahwa penetapan Pegi sebagai tersangka pembunuhan berencana tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Penetapan tersangka kepada Pegi Setiawan dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum,” kata hakim tunggal Eman Sulaeman dalam sidang putusan.

| Baca Juga : Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Pegi Setiawan Gugur

Tuduhan terhadapnya resmi gugur oleh Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (8/7).

Hakim juga memerintahkan agar Polda Jabar segera menghentikan penyidikan terhadap Pegi dan memulihkan nama baik serta martabatnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here