Fakta Istri KDRT Polisi di Jombang, Bukan Ditusuk Obeng

Ilustrasi KDRT. Foto: Dok. Freepik
Ilustrasi KDRT. Foto: Dok. Freepik

Sempat ramai beredar kabar seorang istri tega menusuk suaminya yang berprofesi sebagai polisi di Jombang menggunakan obeng karena masalah perselingkuhan.

Briptu FZ, anggota polsek Ploso, dikabarkan telah mengalami luka di bagian kening sebelah kiri karena aksi KDRT yang dilakukan oleh istrinya berinisial YF pada 6 Juli lalu.

Pada awalnya, kabar mengatakan jika FZ ditusuk obeng oleh YF saat berada di rumah mereka yang berlokasi di Perumahan Kitanara Regency, Desa Pulo Lor, Jombang, karena cekcok masalah rumah tangga.

Kabar tersebut muncul setelah pihak kepolisian menyita sebuah obeng yang ditemukan di sofa kamar depan di rumah FZ dan YF yang diduga menjadi alat KDRT.

| Baca Juga : Warga Bali Dianiaya Polisi, Dapat Ancaman Penembakan

Namun setelah diselidiki, tidak ada penusukan obeng pada anggota polisi Jombang ini seperti yang telah ramai diberitakan media.

Kepala Seksi Propam Polres Jombang, Ipda Muhammad Teguh menjelaskan jika FZ hanya dilempar HP oleh istrinya.

“Pemicu(KDRT)nya masalah rumah tangga, hanya salah paham saja. Saat terjadi salah paham itu mereka cekcok,” kata Ipda Teguh dikutip dari laman Detik.

Saat cekcok, istri dari Briptu FZ posisinya memang sedang memegang HP di tangan. Terbawa emosi, YF lalu melemparkan HP ke arah suaminya.

| Baca Juga : Kematian Afif Maulana Direkayasa, Kapolda Sumbar Beri Bantahan

“Pihak istri kebetulan dia pegang HP, sehingga spontan dilempar ke polki. Tidak ada ditusuk obeng, tidak ada itu. Yang pasti dia dilempar HP,” lanjut Ipda Teguh.

Meski membantah adanya dugaan penusukan obeng kepada Briptu FN, Ipda Muhammad Teguh membenarkan jika tim nya memang menyita obeng di rumah pasangan tersebut.

“Obeng itu hanya dicurigai saja. Pada prinsipnya luka itu diakibatkan lemparan HP dari istrinya. Bukan obeng, kalau obeng lukanya bisa parah,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, Briptu FN hanya mengalami luka ringan berupa lebam di kening. Setelah menjalani pemeriksaan ke Seksi Propam Polres Jombang, keduanya disebutkan sudah akur kembali. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here