Andara Early untuk Perempuan: Jangan Gengsi Pakai Produk Lokal!

Foto: Nyata/Agnes Tyas

A ktris Andara Early belum lama ini membuat pengakuan yang mengejutkan publik, dengan beralih profesi menjadi sopir jemput anak sekolah dan berjualan Sushi.

Apa yang dilakukannya menjadi contoh sosok perempuan yang berani mengatasi permasalahan hidup, tanpa rasa gengsi dan menerima keadaan, serta menjalaninya dengan bahagia.

“Toh, kita cari uangnya juga halal, nggak ada masalah, artis juga pekerjaan professional saja. Artis itu hanya label semata, kita juga tetap manusia seperti orang lain,” jelas Andara Early saat ditemui di kawasan Karet, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2024).

| Baca Juga: Sabda Ahessa Sudah Bayar Rp282 juta ke Wulan Guritno

Aktris 44 tahun ini pun mengaku tak gengsi, untuk memakai kosmetik maupun parfum buatan lokal. Bahkan ia kerap tergoda untuk membeli parfum harga murah, yang dikemas dengan sangat menarik yang dijual di marketplace.

“Dulu aku memang suka nitip beli parfum sama temen atau saudara yang pas ke luar negeri. Disana kan lebih murah apalagi kalau belinya di duty free ya. Tapi sejak pandemi kan jarang yang traveling ke luar, ya udah akhirnya mulai beralih ke produk lokal. Apalagi harganya juga lebih bersahabat sesuai kondisi finansial saat ini,” jelas ibu dua anak ini.

Parfum bagi Andara Early bisa sebagai mood booster. Bahkan ia punya berbagai macam aroma parfum, yang disesuaikan dengan aktivitasnya.

“Kalau buat datang ke acara resmi misalnya pesta, aku pakai parfum yang aromanya lebih strong. Kalau sehari hari aku suka pakai wewangian AVRV The Crowned One, yang memiliki aroma floral dan buah karena lebih fresh,” terangnya.

| Baca Juga: Marion Jola Akui Pernah Kena Star Syndrome

Selain di titik nadi seperti di pergelangan tangan dan leher, ia juga menyemprot di bagian kerudungnya. Dengan memiliki tubuh yang wangi, menurutnya juga akan memberikan rasa percaya diri.

“Ini juga bentuk love self, selalu membuat diri kita wangi adalah bentuk mencintai diri sendiri, dan agar orang lain juga respek ke kita. Kebayangkan kalau kita lagi kumpul, terus bau badan kita kurang sedap, rasanya gimana gitu,” akunya sambil tertawa.

| Baca Juga: Dilamar Rully di Ultah ANTV, Dewi Perssik Malah Bimbang

Ternyata 96,2% perempuan di Indonesia mempercayai bahwa perempuan yang dianggap cantik akan lebih beruntung (beauty privilege). Karenanya rata-rata perempuan Indonesia mengalami kecemasan serta tekanan berkaitan dengan kepercayaan diri, terutama penampilan fisik.

“Semoga karya saya bisa mendorong dan menginspirasi perempuan Indonesia untuk menemukan jati diri sejatinya dan menjadi ratu bagi dirinya sendiri. Semua perempuan berhak untuk bahagia dan berani untuk mewujudkan mimpi-mimpi dalam hidupnya,” ucap Avi Nur Raafi, penggagas jenama AVRV, pada peluncuran parfum AVRV yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional di Jakarta (8/3/2024). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here