Nina Nugroho Usung 5 Koleksi Terbaru ke Paris

Foto: DOK. PRI

Desainer Nina Septiana lewat brand-nya Nina Nugroho kembali berkesempatan memamerkan koleksi terbarunya di luar negeri. Kali ini dalam acara Front Row Paris 2022 yang digelar pada 3 dan 4 September mendatang.

”Alhamdulillah saya diberi kesempatan oleh Indonesian Fashion Chamber untuk bergabung dalam Front Row Paris 2022. Ini sebuah kehormatan buat saya,” ujar Nina saat ditemui di The Westin Jakarta, belum lama ini.

Dalam kesempatan kali ini, Nina akan mengusung lima koleksi terbarunya yang diolah dari Batik Keraton Kanoman. Tema yang dipilih Caruban. ”Caruban adalah nama daerah di Jawa Barat, yang kini diikenal dengan kota Cirebon,” terang desainer yang identik dengan busana kerja muslimah itu.

Ditambahkan Nina, sejak awal tahun 2022 dia memang banyak kegiatan yang berfokus di Cirebon. Karena itu dia berinisiatif untuk membawa batik Cirebon ke Paris.

”Alhamdulillah pihak Keraton Kanoman Cirebon melalui Ibu Ratu Raja Arimbi Nurtina menyetujui. Jadi saya tidak bawa nama sendiri, tapi juga Kota Cirebon,” beber wanita kelahiran Cirebon 21 September 1983 itu.

Nina Septiana (kanan) bersama Ratu Raja Arimbi Nurtina. Foto: DOK PRI

|Baca Juga: Viva Cosmetics Jadi Official Make Up & Hair Do Front Row Paris 2022

Riset

Sebelum mendesain, Nina secara khusus melakukan riset mengenai batik Cirebon. Riset dilakukan melalui serangkaian wawancara dengan budayawan dan ahli sejarah Cirebon.

Dari riset itu diketahui bahwa perjalanan batik di Cirebon sudah dimulai sejak abad 15 atau 16. Itu bisa dilihat dari arsitektur Mega Mendung Kreta Jempana yang ada di Kesultanan Kanoman, yang dibuat pada tahun 1350 Saka atau 1428 Masehi.

Kota Cirebon yang menjadi bertemunya banyak budaya diwujudkan dalam pertemuan beberapa motif batik dalam satu busana. Setiap motif memiliki makna dan filosofi sendiri-sendiri, namun saling menguatkan. Berikut kelima koleksi yang akan diusung ke Front Row Paris 2022:

1. Tunik 2 In 1

Foto: DOK. PRI

Tunik 2 in 1 dengan detail obi perpaduan batik Cirebon berwarna marun dan hitam putih di bagian lengan dipadu dengan kulot motif Mega Mendung Rara Sumanding.

Detail selendang di bagian belakang menambah kesan elegan dan klasik. Sedang hijab bukan sekadar sebagai penutup kepala, tapi menyempurnakan penampilan dengan menggunakan material glitter.

2. Midi Shirt

Foto: DOK. PRI

Terdiri atas midi shirt dari batik Wayang dan perpaduan bahan polos bridal cotton premium berwarna gold. Detail obi menambah anggun dan disempurnakan dengan hijab dari bahan brokat.

Koleksi ini makin elegan dengan cape batik motif Parang Panembahan Cirebon. ”Motif ini di masa lalu hanya bisa digunakan oleh keluarga bangsawan atau kalangan ksatria saja,” ujar Nina.

|Baca Juga: IFC Boyong 17 Desainer ke Front Row Paris 2022

 

3. Long Coat

Foto: DOK.PRI

Koleksi ke tiga terdiri atas long coat batik wayang, dipadut shirt dan pipe pants. Long coat dibuat dari bahan bridal cotton premium warna cokelat tua. Shirt diperkaya dengan detail obi dan hijan menggunakan bahan tile.

4. Shirt 2 in 1

Foto: DOK.PRI

Shirt 2 in 1 dengan detail di bagian belakang, dipadu dengan kulot dari batik PatranLuwung.

5. Skirt + Tunik

Foto: DOK. PRI

Paduan skirt dan tunik dari batik Mega Mendung berwarna biru dihiasi dengan cape batik Wayang berwarna cokelat sogan. Dipermanis dengan hijab berbahan glitter berwarna silver. *omi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here