Gak Kuat Bayar Johnny Depp, Amber Heard Jual Rumahnya di Gurun California

Foto: Dok. GettyImages

Amber Heard kini dilanda kebingungan karena harus membayar mantan suaminya, Johnny Depp sebanyak $8,3 juta atau setara Rp118 miliar atas kasus pencemaran nama baik

Ini merupakan masa yang sulit bagi Amber karena ia mengaku tidak memiliki uang yang cukup untuk membayarnya. Baru-baru ini aktris 36 tahun diketahui menjual rumah mewahnya yang terletak di Lembah Yucca dekat gurun California seharga $1,05 juta atau setara Rp14 miliar.

Rumah itu diperkirakan telah dibeli oleh Amber pada tahun 2019 melalui kenalannya sendiri. Kabarnya, rumah itu dijualnya untuk bisa membayar ganti rugi pada Johnny Depp.

Sebelumnya diketahui bila Amber telah mengajukan banding untuk kembali melawan Johnny. Namun, tim kuasa hukum bintang Pirates of the Caribbean itu telah memiliki strategi yang jitu untuk menghalau serangan tersebut.

|Baca Juga: Amber Heard Ngotot Beberkan Bukti Bahwa Johnny Depp Bersalah

Foto: Dok. BackGrid/Dailymail

Pengacara kondang, Camille Vasquez, ingin mengajukan banding juga kepada Amber. Timnya bersikeras untuk bisa melindungi kepentingan kliennya.

Tentu saja dan kami sudah melakukannya. Tuan Depp akhirnya mengajukan banding sendiri hingga kini pengadilan telah memiliki catatan dokumen yang lengkap,” kata Camille yang dilansir dari CBS Mornings.

“Dia (Amber Heard) bersikeras untuk melanjutkan perkara ini. Kami tentu harus melindungi kepentigan klien kami,” imbuhnya.

Foto: Dok. BackGrid/Dailymail

|Baca Juga: Ngaku Tak Mampu Bayar Johnny Depp. Amber Heard Justru Sewa Rumah Mewah

Mendengar keputusan Amber itu ternyata tak membuat tim kuasa hukum Johnny gentar. Camille sudah lebih dulu mengetahui rencana tersebut setelah pembacaan keputusan sidang pada 1 Juni lalu.

“Itu memang sudah diharapkan. Maksudnya, dia sudah memberikan indikasi di hari dia kalah di persidangan. Dia pasti akan mengajukan banding,” jelas Camille.

Johnny dan timnya berharap bahwa pengadilan akan membuat keputusan yang tepat sekali lagi agar masalah kedua belah pihak bisa terselesaikan secara baik-baik.

Kami hanya berharap pengadilan akan menegakkan keputusan yang menurut kami adalah putusan yang tepat dan memungkinkan kedua pihak untuk move-on,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here