Waduh! Tina Toon Digugat Rp 10,7 Miliar. Ada Apa?

tina-toon-digugat-pencipta-lagu-bintang
Foto: Dok. Instagram Tina Toon

Tina Toon digugat terkait hak cipta lagu Bintang yang pernah dipopulerkan oleh band Anima. Gugatan itu dilayangkan oleh Engkan Herikan, pencipta lagu Bintang. Ia sudah melayangkan gugatannya ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. 

Menurut pengakuan Engkan, Tina Toon menyanyikan lagu tersebut tanpa sepengatahuan sang pencipta lagu. Karya tersebut juga didaur ulang dengan mengubah nama pencipta lagu. 

“Jadi memang benar kami mewakili klien kami, Engkan Herikan telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum di pengadilan Niaga Jakarta Pusat terhadap beberapa orang,” ujar kuasa hukum Engkan Herikan, Muhammad Iqbal Arbianto, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/8).

“Intinya klien kami merasa dirugikan karena lagu yang diciptakan oleh klien kami, yaitu lagu Bintang dan dipopulerkan oleh band Anima dibawakan dan diubah nama penciptanya. Yang seharusnya klien kami, Engkan Herikan, diubah menjadi nama pihak lain,” lanjutnya.

tina-toon-nyaleg digugat
Tina Toon digugat. Foto: Nyata

Baca juga: Wacana Sekolah Online Permanen, Tina Toon Semprot Mendikbud

Gugatan yang masuk dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst itu ternyata sudah diajukan sejak bulan April 2021 lalu. Iqbal mengatakan kalau pihaknya tak hanya menggugat Tina Toon tetapi juga Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI yang terlibat dalam perilisan lagu itu. 

“Jadi pihak yang digugat ini ada beberapa. Jadi yang pertama itu adalah Basia, ada Baros Roulette terus ada Pak Ian, ada salah satu anggota DPRD Agustina Hermanto (Tina Toon, red), ada Andri, ada Universal Music ada Wahana Music,” ungkap Muhammad Iqbal Arbianto.

Baca juga: Inspiratif, 5 Artis Ini Berhasil Turunkan Berat Badan Hingga Puluhan Kilo!

Engkan Herikan merasa dirugikan secara moral dan ekonomi karena perbuatan pihak Tina Toon. Ia pun menggugat Tina Toon sebesar Rp 10,7 miliar atas kerugian itu. 

“Jadi kami sebagai penggugat dirugikan dari hak moral dan hak ekonominya. Jadi klien kami ini menuntut di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nominal kurang lebih sekitar Rp 750 juta kerugian material dan RP 10 miliar kerugian immateril,” papar Iqbal.

Usut punya usut, ternyata persidangan perkara itu sudah berjalan beberapa kali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang selanjutnya akan digelar pada Selasa (31/8) mendatang. 

Sementara itu, Bintang tak hanya menjadi single tetapi juga nama album band Anima yang diluncurkan pada 2006. Tina Toon me-recycle lagu tersebut pada tahun 2015. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here