Cacian Ortu Ayu Ting Ting kepada Keluarga Haters Ternyata Salah Alamat. Lho?

sikap orangtua ayu ting ting jahat kasar haters
Foto: Dok. Pri

Sikap orangtua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum kepada orangtua haters yang menghina cucunya, Kartika Damayanti jadi sorotan. Seperti diketahui, Umi dan Rozak rela bertolak dari Depok, Jawa Barat ke Tondomulo, Bojonegoro, Jawa Timur untuk melabrak Kartika. Tapi sayang mereka hanya bisa menemui ayah Kartika, Madi. Pasalnya kini Kartika bekerja sebagai TKW di Singapura. 

Meski tak berhasil menemui Kartika, Umi dan Rozak dikabarkan tetap meluapkan amarahnya kepada Madi. Bahkan Kepala Desa Tondomulo, Yanto menyebut sikap orangtua Ayu agak kasar kepada Madi.

Tindakan ortu Ayu ini dinilai salah alamat. Pasalnya, Madi tak tahu apa pun soal permasalahan yang melibatkan putrinya itu. Namun Rozak dan Umi tetap meluapkan emosinya pada laki-laki yang berprofesi sebagai petani itu.

Apa yang dilakukan orangtua Ayu itu pun mencuri perhatian pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Laki-laki 61 tahun itu mengatakan kalau cacian yang diucapkan Umi dan Rozak bisa menimbulkan masalah baru. 

“Tergantung caciannya itu apa, kalau kalimat itu sudah mengarah tindak pidana ya sudah bisa diajukan ke polisi. Tergantung kalimatnya apa, bisa jadi boomerang,” ujar Hotman, seperti dilansir dari video di YouTube Star Story.

keluarga haters ayu ting ting kasihan
Ayah Kartika, Madi (baju krem) saat dilabrak orangtua Ayu Ting Ting. Foto: Dok. Instagram Umi Kalsum

Baca juga: Ayu Ting Ting Terancam Di-Blacklist. Skandal Apa Lagi?

Meski begitu, Hotman mengatakan kalau perbuatan Umi dan Rozak tidak bisa disebut main hakim sendiri selama mereka tak melakukan kekerasan. “Kalau mendatangi kalau sebatas belum melakukan perbuatan kekerasan, ya bukan menghakimi sendiri,” jelas Hotman. 

Sementara itu, laki-laki kelahiran 25 Oktober 1959 tersebut menyarankan agar Ayu tak menghiraukan kata-kata haters. Ia pun mengaku kerap memberikan saran serupa kepada kliennya. 

“Gini loh saya termasuk pengacara yang sangat banyak menangani perkara, diminta bantu perkara pencemaran nama baik dan sebagainya. Bukan hanya dari selebriti juga, tapi dari konglomerat, saya selalu menyarankan kepada klien saya kalau pencemaran nama baik kalau itu masih dalam batas batas normal, lupakan,” kata Hotman Paris.

Baca juga: Kasihan! Ini Kondisi Ayah Pem-bully Anak Ayu Ting Ting Saat Dilabrak

Hotman mengatakan publik figur pastinya tak selalu mendapat nilai positif dari masyarakat, tapi juga negatif. Jika selebritas tersebut melaporkan si haters, maka nama baiknya akan terus tercemar. 

“Karena apa kalau kita sebagai publik figur harus siap kelakuan kita dinilai dan tidak selalu positif. Dan semakin kamu laporkan, semakin kau ambil tindakan hukum, bisa-bisa nama kita makin tercemar. Sementara kalau kita diamkan, hilang begitu sendirinya,” bebernya.

Lulusan S3 Fakultas Hukum, Universitas Padjajaran itu juga mencotohkan kasus Shandy Aulia dengan seorang netizen yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Ia pun menyarankan Shandy untuk memaafkan si haters. 

“Begitu juga saran saya kepada Shandy Aulia yang kasus cewek itu sudahlah saya bilang itu pasti ada sesuatu di cewek itu, biarkan saja. Saya bilang ya itu salahnya public figure mau apa. Nanti juga orang-orang akan bosan membacanya,” imbuhnya.

“Malah kalau terlalu lama mengkritik, orang akan nanya lagi, ‘Eh jangan-jangan ada yang salah dengan dirimu’,” pungkas Hotman. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here