Delapan Kontroversi Heboh Anji yang Bikin Emosi Banyak Orang

Anak Anji dan Sheila kontroversi-anji-covid-19
Foto: Dok. Instagram Anji

Di tengah pandemi Covid-19 ini, musisi Anji terus bikin sensasi yang menimbulkan kontroversi. Mulai dari pendapatnya soal fenomena pandemi corona terlalu dibesar-besarkan, hingga diskusinya dengan Hadi Pranoto yang diklaim bergelar profesor dan sudah menemukan obat untuk Covid-19.

Ini bukan kali pertama pendapat Anji jadi kontroversi. Sebelumnya, ayah dua anak itu juga sempat beberapa kali menuliskan cuitan yang mengundang kehebohan dan bikin gemas banyak orang. Apa saja kontroversi Anji? Let’s check this out!

1. Anji vs EXO

EXO-plagiat-lagu-anji
Foto : Dok. Instagram Anji Manji

Maret 2018 lalu, lagu Kekasih Terhebat milik Anji jadi perbincangan. Pasalnya, sempat beredar kabar bahwa lagu yang dirilis tahun 2011 lalu itu dijiplak oleh boyband asal Korea Selatan, EXO.

Lagu Someone Like You yang dibawakan oleh sub-grup EXO-CBX (Chen, Baekhyun dan Xiumin) dirilis pada 2018, untuk mengisi drama Korea Live. Lagu itu dinilai memiliki melodi yang sama dengan reff Kekasih Terhebat. 

“LAGU EXO mirip ANJI. Fans KPop atau EXO jangan emosi dulu. Baca ya. Beberapa hari belakangan ini isu plagiat agak kencang dibahas, karena ada lagu Indonesia dibilang mirip sama lagu Korea. Yang kenceng mempermasalahkan adalah orang Indonesia yang suka lagu Korea,” tulis Anji dalam unggahannya.

kontroversi-anji-exo
Foto: Dok. Instagram Anji

Baca juga: Dituduh Plagiat Lagu Anji, Fans EXO Ngamuk

Karena unggahannya itu, Anji langsung diserang oleh sejumlah fans EXO. Mereka tidak terima dengan pernyataan Anji. Sampai-sampai ada yang menyumpahi Anji serta mengiriminya kata-kata kasar.

2. Pembelaan untuk Kekeyi

Dua bulan lalu lagu Keke Bukan Boneka jadi trending. Betapa tidak,  video klip single terbarunya berhasil ditonton 17 juta kali hanya dalam kurun waktu lima hari. Bersama kesuksesan tersebut, datang cobaan yang berat. 

Keke Bukan Boneka dituduh plagiat dari lagu Aku Bukan Boneka yang dibawakan oleh Rinni Wulandari di awal 2000-an. Video klip lagu tersebut pun sempat di-take down oleh YouTube.

Di tengah kontroversi tersebut, Anji mengundang Kekeyi untuk membicarakan permasalahan ini. Mantan vokalis Drive itu mengupas secara mendalam soal lagu itu. Mulai dari peraturan soal plagiarisme hingga menghubungi pencipta lagu Aku Bukan Boneka, Novi Umar.

| Baca juga: Lagunya Di-Take Down YouTube, Kekeyi Buka Suara

Tindakan Anji itu menuai pro dan kontra. Ada yang membelanya karena membantu Kekeyi yang tengah kesusahan. Tidak sedikit pula yang menghujatnya. Kala itu, Anji dianggap membela tindakan plagiarisme.

Pelantun Resah Tanpamu itu pun memberi klarifikasinya. Ia mengatakan kalau dirinya tidak membela plagiarisme, namun hanya menyampaikan apa yang Kekeyi katakan. “Kekeyi bilang nggak jiplak, masa saya harus bilang jiplak,” katanya.

3. Komentari Foto Jenazah Korban Covid-19

anji-foto-josh-irwandi
Foto: Josh Irwandi

Foto jenazah korban Covid-19 karya fotografer Josh Irwandi ini juga tak luput dari kritik Anji. Pria yang pernah dekat dengan Sheila Marcia itu mempertanyakan bagaimana seorang fotografer bisa memotret jenazah Covid-19, sedangkan ada peraturan ketat untuk menangani jenazah Covid-19. 

Anji menuding bahwa foto Josh untuk majalah National Geographic itu seolah-olah hasil settingan dan kiriman buzzer. Mengetahui pendapat sang musisi, organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) murka. 

Mereka mengecam keras pernyataan Anji. Pada akhirnya, laki-laki kelahiran 5 Oktober 1978 itu menghapus foto tersebut beserta pernyataan kontroversialnya dari timeline Instagram. 

4. Remehkan Bahaya Covid-19

Meski jumlah kasus Covid-19 terus meningkat di dunia, Anji jadi salah satu seleb yang vokal menyuarakan bahwa pandemi ini tidak semengerikan seperti yang diberitakan dalam media massa. Bahkan, ia menuding media terlalu membesar-besarkan fenomena ini. 

“Saya percaya Covid-19 itu nyata, tapi tidak semengerikan apa yang diberitakan media. Memang saat ini, hal itu yang saya rasakan. Bahaya media,” ungkapnya.

“Saya sering mengajak orang untuk olahraga dan menjauhkan ketakutan agak imunitas meningkat. Itu yang saya percaya sebagai obat,” tulis Anji.

5. Sebarkan Dukungan Seorang Seleb yang Meremehkan Covid-19

anji-kontroversi-corona
Foto: Dok. Instagram Anji Manji

Pelantun Dia itu mengunggah tangkapan layar dari direct message (DM) di Instagram-nya. Dalam pesan tersebut, sang publik figur mengatakan kalau saat ini corona seolah menjelma menjadi kepercayaan baru yang haram untuk dibantah. 

Setiap kali ada opini yang terasa asing (tidak mengikuti pendapat umum) tentang covid, selalu saja ada yang marah dan merasa tersakiti,” kata sang pengirim pesan. 

Publik figur tersebut juga mengatakan kalau dirinya masih belum berani mengungkap pendapatnya itu kepada publik. Ia mengaku masih terlalu pengecut untuk bersuara.

Baca juga: Curhat Anji soal Video Viral Dangdutan di Wisma Atlet

Anji pun mengungkap kalau DM tersebut datang dari seorang artis terkenal. Tak main-main, artis tersebut memiliki lebih dari 19 juta pengikut. 

Seorang artis dengan lebih dari 19M follower mengatakan ini pada saya. Ada beberapa banyak lainnya juga. Orang tidak bersuara, karena takut/malas diserang oleh arus besar yang berbeda pendapat,” tulis Anji dalam kolom caption.

Laki-laki 41 tahun itu kembali memberikan pembelaannya dan mengatakan kalau seharusnya orang-orang lebih bisa menerima perbedaan pendapat. “Seberapa pun menyebalkannya, orang-orang harus berani menerima perbedaan pendapat. Karena terkadang, diam bukan jawaban,” pungkasnya. 

Terang saja, postingan Anji itu membuat banyak pihak geram. Bahkan, tidak sedikit yang mencari tahu sosok artis yang memberikan dukungan secara diam-diam itu. 

Warganet berspekulasi kalau sosok artis yang satu suara dengan Anji itu adalah Rina Nose. Sejumlah unggahan Rina pun langsung digeruduk warganet. Fotonya saat memakai kaos ‘I believe in Siti Fadilah’ pun banjir komentar.

6. Larang Pakai Masker di Tengah Pandemi

Satu lagi pernyataan kontroversial Anji soal Covid-19. Ia sempat menuliskan cuitan dan menyarankan agar masyarakat tidak menggunakan masker saat olahraga. Ia mengatakan kalau memakai masker berbahaya bagi kesehatan.

Apapun penyebabnya, tetap JANGAN MEMAKAI MASKER saat kamu olahraga. Cari artikel yang membahas bahaya memakai masker terlalu lama atau untuk olahraga,” tulis Anji. 

Baca juga: Dinner Bareng Keluarga, Bryan Domani dan Mawar de Jongh Pacaran?

Tentu saja cuitan itu nmendulang kontroversi. Banyak yang menghujat Anji. Bahkan, sejumlah dokter pun mengatakan kalau pendapat Anji ini tidaklah benar.

7. Teguh Membela Pendapat Pribadi dan Ingin seperti Penyanyi Bono

Meski terus dihujat, Anji masih teguh dengan pendapatnya soal Covid-19. Ia tidak merasa takut untuk menyuarakan pendapatnya. Bahkan, ia menyamakan aksinya itu dengan vokalis U2, Bono. 

Kalau semua musisi hanya boleh membuat lagu, tidak akan ada gerakan hebat seperti yang dibuat Bono. Jika saya salah, bukan berarti harus berhenti bersuara. Tapi belajar,” kicau Anji di Twitter.

Kicauan itu adalah balasan Anji kepada akun @jeulandari. Sebelumnya, admin akun tersebut membalas kicauan Anji mengenai jangan mengenakan masker jika berolahraga.

8. Diskusi dengan ‘Pakar’ Hadi Pranoto yang Mengklaim Temukan Obat Covid-19

video-youtube-anji-kontroversi-covid-19-hadi-pranoto
Foto: Dok. Instagram Anji

Game Mobile Keren yang Paling Dinanti Tahun 2020

Kontroversi Anji yang satu ini sedang hangat-hangatnya diperbincangkan. Dalam video berjudul ‘Bisa Kembali Normal? Obat Covid 19 Sudah Ditemukan!!‘ tersebut, Anji mewawancarai Hadi Pranoto, yang mengklaim dirinya seorang profesor dan pakar mikrobiologi sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

Ia mengatakan sudah menemukan obat herbal Covid-19 dan diklaim dusah menyembuhkan ribuan orang. Tentu saja video Anji-Hadi Pranoto tersebut menuai kontroversi. Sampai-sampai pihak YouTube menghapus video berdurasi sekitar 30 menit itu dari channel dunia Manji. Video itu tak bisa lagi diakses sejak Minggu (2/8) malam.

Video ini telah dihapus karena melanggar Pedoman Komunitas YouTube,” begitu bunyi keterangan ketika membuka tautan video ini. 

 

Pemilik nama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu juga membagikan bukti bahwa videonya sudah dihapus oleh YouTube itu di Instagram story. Anji juga menuliskan pembelaannya bersama dengan unggahan tersebut. 

Saya dikatakan memberi panggung pada orang yang tidak kredibel. Videonya di-share ke mana-mana oleh banyak orang. Ditonton banyak orang. Menjadi trending. Lalu di-banned oleh pihak YouTube,” kata Anji. 

Baca juga: Anji Ragukan Bahaya Covid-19, Tompi Beri Nasihat Ini

Ayah dua anak itu berdalih dan membuktikan kalau lebih banyak orang yang tertarik dengan konten-konten kontroversi ketimbang yang mendidik. Anji mengatakan kalau sehari setelah mengunggah video kontroversi itu, ia juga membagikan konten diskusinya dengan seorang CEO di bidang pertunjukan. Sayangnya, konten tersebut tidak jadi booming seperti video sebelumnya.

Selang sehari kemudian saya mengunggah video lain, berdiskusi dengan seorang profesional, CEO sebuah perusahaan keren yang bergerak di bidang pertunjukan. Materinya sangat bagus tentang masa depan bisnis pertunjukan di Indonesia. Yang nonton hanya 20 ribuan saja dalam waktu 24 jam. Berbeda jauh dengan video sebelumnya,” bebernya.

Baca juga: Dicurigai Remehkan Bahaya Covid-19, Rina Nose Banjir Sindiran Pedas

Di akhir unggahannya, Anji seakan ‘menampar’ para haters. Ia mengatakan kalau secara tidak sengaja banyak orang yang malah menyebarkan apa yang tidak disuka.

Secara tidak sadar, orang-orang juga memberi panggung pada hal yang mereka tidak suka,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here