Anggun C. Sasmi Request Indonesia Berlakukan Dwi Kewarganegaraan

0
39
lagu kewarganegaraan-anggun-c-sasmi
Foto: Dok. Instagram Anggun C. Sasmi

Tak dapat dipungkiri, kian banyak cinta yang didapat dari penggemar, kian banyak pula hal negatif yang menerpa. Termasuk komentar julid netizen. Kali ini, kewarganegaraan Anggun C. Sasmi yang jadi bahan gunjingan.

Seperti yang diketahui, Anggun memutuskan untuk melepas kewarganegaraan Indonesianya dan menjadi warga negara Prancis di awal tahun 2000-an. Meski demikian, Anggun tak pernah lupa dengan tanah kelahirannya dan selalu memantau perkembangan Indonesia.

Hal ini dipicu dari persembahan pelantun Snow on The Sahara itu di hari kemerdekaan Indonesia. Anggun mengunggah video potongan dari performance-nya di acara pembukaan Asian Games 2018, saat ia membawakan lagu Pemuda.

Dirgahayu Republik Indonesia 🇮🇩 “Bersatulah semua seperti dahulu… ♥️,” tulis penyanyi 45 tahun itu.

View this post on Instagram

A post shared by Anggun Official (@anggun_cipta) on

Gara-gara unggahan ini, netizen mulai mempertanyakan nasionalisme penyanyi yang kini menetap di Kota Paris tersebut. Melihat komentar ini, Anggun langsung memberikan respons menohok.

Ibu satu anak itu mengatakan kalau mereka yang mempermasalahkan kewarganegaraan adalah orang-orang yang belum pernah merasakan sulitnya menjadi minoritas.

Ah saya nggak butuh pengakuan ini itu. Yang memasalahkan kewarganegaraan hanya mereka yang bermentalitas tertentu, yang kebanyakan belum pernah pergi kemana2, belum merasakan menjadi minoritas, yang nggak tau kalau warna paspor yang “salah” sering diberi masalah di banyak negara (misalnya dulu dgn paspor Indonesia saya nggak dibolehi dpt visa ke Portugal),” kata Anggun.

Ia pun menerangkan kalau setiap paspor memiliki rangking. Misalnya saja, Indonesia memiliki rangking 75, sedangkan Prancis berada di nomor empat sebagai paspor terkuat di dunia.

Dan banyak orang yang sukanya memberi prioritas dari “bungkusan” (paspor, pake batik, dll) tapi nggak paham makna. Banyak sekali WNI yang lahir dan tinggal di Indonesia tapi anaknya sendiri nggak bisa berbahasa Indonesia,” sambung Anggun.

Hal ini membuat diva internasional tersebut merasa gemas. Ia mengatakan kalau banyak sekali keturunan Indonesia yang tinggal di luar negeri. Juga anak-anak blasteran yang diharuskan memilih antara dua kewarganegaraan. Anggun pun menyayangkan kenyataan tersebut.

Kenapa harus milih? Kenapa nggak boleh dua2nya? Sudah banyak kok contohnya. Kita kan sekarang hidup di dunia yang setiap orang beradaptasi dgn kultur berbeda. Mungkin sudah saatnya Indonesia memikirkan utk bisa memberi dwi kewarganegaraan seperti negara2 lain,” pungkas Anggun. (*)