Sentuhan Kearifan Lokal Warnai Kejuaraan Barongsai Lintas Negara

0
1602
Kejuaraan Barongsai
(Foto: Catur/Nyata)

Suara dentuman tambur bersahutan dengan pukulan gong dan simbal. Mengundang setiap pengunjung untuk mendekat ke arah di mana suara itu berada. Atrium lantai LG ITC Surabaya pun menjadi penuh sesak.

Ya, mulai Jumat (23/8) hingga Minggu (25/8) besok, pengunjung ITC Surabaya bakal disuguhi pertunjukan Barongsai. Namun bukan sekadar penampilan biasa, melainkan Kejuaraan Barongsai ITC Cup XI & Wali Kota Cup XI/2019.

Kejuaraan Barongsai
Upacara pembukaan ditandai dengan pemukulan tambur (Foto: Catur/Nyata)

Acara yang digawangi oleh Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) ini merupakan agenda wajib, yang hingga saat ini telah berlangsung sebanyak 11 kali. Tim peserta pun tak hanya dari kota-kota di Indonesia, tapi ada yang dari Malaysia, Vietnam dan tak ketinggalan negara asal kesenian ini, yaitu Tiongkok.

Kejuaraan Barongsai Tradisional dimulai pukul 10.00 WIB, dengan penampilan tim Tri Pusaka dari Solo. Menariknya, mereka mengenakan pakaian khas daerah, seperti kain batik dan lurik.

Kejuaraan Barongsai
Tim dari Bogor dengan bangga mengenakan pakaian daerah (Foto: Aprilia)

Seolah tak mau ketinggalan, penampilan selanjutnya dibawakan dengan sangat atraktif oleh tim Gasi dari Bogor. Dengan pakaian daerahnya, mereka tak canggung menari kecil sembari menabuh alat musik. Riuh tepuk tangan penonton bersahut-sahutan dari sekitar Atrium, hingga beberapa lantai di atasnya.

Aksi heboh yang dilakukan tim Gasi lantas terbayarkan dengan nilai 8,69, tanpa pemotongan kesalahan. Sampai akhirnya tersusul oleh tim Hainam Lian Yu Long Shi Tuan dari Vietnam, yang memperoleh skor 8,89, juga tanpa pemotongan kesalahan.

Kejuaraan Barongsai
Tim dari Vietnam (Foto: Catur/Nyata)

Ketua Panitia Anies Rungkat mengatakan, ada 17 tim yang terdaftar sebagai peserta di Kejuaraan Barongsai Tradisional. Dan ada 21 tim yang akan berlaga di kategori Barongsai Tonggak, Sabtu (24/8) ini.

“Kejuaraan terselenggara hingga 11 tahun karena partisipasi insan Barongsai dari Indonesia dan luar negeri. Peserta kali ini datang dari Surabaya, Tuban, Mojokerto, Krian Sidoarjo, Malang, Bogor, Makassar, Solo, Tarakan dan Jakarta. Sedangkan luar negeri datang dari Malaysia, China dan Vietnam. Para juri sangat profesional dan sportif, tidak memihak manapun. Selamat bertanding,” ujarnya dalam sambutan upacara pembukaan Kejuaraan Barongsai Tradisional ITC Cup XI & Wali Kota Cup XI/2019, siang itu.

Kejuaraan Barongsai
Peserta termuda dari Tiongkok (Foto: Catur/Nyata)

Sementara Sekjen FOBI, Xaverius Djunair menceritakan, tim dari Tiongkok sengaja membawa anak-anak usia 11-12 tahun untuk berlaga. Alasannya sederhana, mereka ingin menunjukkan ke publik bahwa anak usia dini dapat dilatih secara maksimal, sehingga mampu menampilkan yang terbaik. (*/rez)