Kisah Asmara Dian Sastro Diselamatkan Tokoh Pewayangan

0
42
dian-sastro
Foto: Dok. Instagram Dian Sastro

Ada cerita unik tentang Dian Sastro ketika masih kecil. Hal ini berhubungan dengan kecintaannya pada komik pewayangan Mahabharata dan Ramayana. Dimulai saat kelas tiga SD, hingga akhirnya ia hafal dengan silsilah keluarga pewayangan.

Kecintaan ini membuat Dian terobsesi hingga dewasa. Ia pun menamai anak-anaknya dengan penamaan jawa. Merekalah Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo.

“Karena suka banget ngafalin silsilahnya yang panjang: dari bapaknya Prabu Santanu sampai anak-anaknya para Pandawa lima. Sukaaa banget, karena buat gw putri-putrinya cantik-cantik banget, dan namanya bagus bagus😍,” ungkap Dian sambil mengunggah sebuah video yang berisi komik wayang.

“Sejak itu gw berjanji pada diri sendiri kalo sampe one day gw punya anak cucu, namanya harus gw kasih nama dari pewayangan atau Sansekerta,” tambahnya.

Belum berhenti sampai disitu, Dian pun punya kisah asmara yang unik dan berhubungan dengan pewayangan. Ini terjadi saat usianya masih 13 tahun. Saat itu, Dian kecil sudah mulai didekati banyak lelaki.

Satu persatu telepon masuk dari para lelaki. Jika Dian tertarik dengan lelaki tersebut, ia mampu menghabiskan waktunya hingga berjam-jam hanya melalui telepon. Namun ada satu lelaki yang menyentuh hati Dian, dan itu berhubungan dengan wayang.

“Ada salah satu, yang bener-bener membosankan. Ya ampun… itu orang boring banget!!! Gak ada bahan omongan!! Gw sampe bingung mau ngomong apa lagi dan bosen setiap kali ditelfon sama dia. Padahal gue lumayan suka sama orangnya, cuma beneran deh gw ga bisa tahan bosennya ngomongin hal hal gak penting dan gak menarik,” ungkap Dian.

Cinta monyet ternyata juga punya cara. Tak mau kehilangan kontak dengan lelaki tersebut, Dian pun menceritakan kisah wayang di telepon. Mulai dari perjalanan prabu Santanu yang berburu ke dalam rimba dan menemukan permaisuri pertamanya, hingga kelahiran Bisma yang harus bersumpah tak menikah dan punya anak.

Saat itu, sayembara untuk memenangkan Drupadi yang merupakan putri Panchali, juga diceritakan secara detail oleh artis pemain film Drupadi (2008) ini. Ya, semenjak rajin membicarakan soal pewayangan, hubungan Dian dengan lelaki tersebut, tak lagi membosankan.

“Alhasil, pembicaraan ditelfon itu jadi jauh lebih menyenangkan dan jauh lebih menarik dan bermanfaat, setidaknya buat gue nya yah😜 he.. he.. he…,” celetuk Dian.

“Dan mudah-mudahan sih cowok itu jadi agak bertambah wawasannya, akibat kemurahan hatiku.. hihihiii…😜😜🤣🤣🤣😁😁😁😁,” tutupnya. (*)