Meski Risih, Via Vallen Angkat Bicara Soal Keperawanan

0
134
Foto: Dok. Instagram Via Vallen

Gerak-gerik pedangdut yang kini tengah naik daun, Via Vallen selalu jadi sorotan publik. Apalagi pasca ia membawakan Official Theme Song of Asian Games 2018, yang belakangan sedang hangat diperdengarkan. Termasuk saat Via menuliskan curahan hatinya di Instagram Story, pada Kamis (30/8) kemarin.

Instagram Story yang berisi tulisan panjang lebar itu, merupakan curahan hati Via mengenai komentar-komentar pedas netizen, yang seringkali ditujukan kepadanya.

Jaman dulu mungkin yang pedes itu omongan. Tapi jaman sekarang yang pedes itu ketikan,” buka Via dalam stories-nya kemarin.

Foto: Dok. Instagram Via Vallen

Via merasa miris melihat pandangan orang jaman sekarang, banyak orang menilainya dari segi fisik. Mereka yang memiliki tubuh gendut, dianggap tidak perawan.

Miris banget jaman sekarang keperawanan hanya di nilai dari segi fisik. Dan yang jadi korban adalah mereka yang bertubuh gendut di anggap sudah nggak perawan bahkan sudah punya anak. Yang lebih parahnya lagi rata2 yang beranggapan demikian itu ya perempuan juga. Terus Apa kabar anak2 yang masih duduk di bangku SD yg badannya masih pada gendut2. Apa di anggep nggak perawan bahkan udah punya anak juga??? Astaghfirullahh,” lanjutnya.

Baca juga: Klarifikasi Via Vallen Soal Penampilan Lip Sync-nya di Asian Games 2018

Via menolak anggapan itu dengan membandingkan postur temannya, yang meskipun sudah memiliki 2 anak, tapi tubuhnya masih seksi.

Padahal aku juga punya temen yang udh mbrojol anak 2 tapi badannya masih sexy aja nggak gembrot2 karena memang gak ada bakat gendut dari keluarganya. Apa dia tetep di anggep perawan???,” ungkapnya.

Baca juga: Laudya Cynthia Akhirnya Angkat Bicara Soal Rumor Kehamilannya

Meski risih, tapi Via merasa tetap harus mengungkapkan ini, karena dia terlalu geram dengan perempuan-perempuan yang biasa menghina fisik perempuan lainnya.

Demii Allah Sebenernya aku risih banget nulis ginian. Ngebahas soal “ perawan “ bagi sebagian perempuan, termasuk aku itu sebenernya “ SARU / RISIH “ Tapi aku terlalu gemess sama ketikan beberapa perempuan yang suka menghina fisik sesama perempuan. Semua perempuan pasti pengen punya tubuh yang ideal, sexy dan ramping. Tapii untuk mendapatkan itu semua di butuhkan usaha yang nggak semua perempuan mampu melakukannya,” tutup wanita 26 tahun itu. (*/rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here