Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Pegi Setiawan Gugur

STATUS TERSANGKA GUGUR: Hakim Eman Sulaeman mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan. (Foto: Dok. Pri)
STATUS TERSANGKA GUGUR: Hakim Eman Sulaeman mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan. (Foto: Dok. Pri)

Pegi Setiawan akhirnya terbebas dari status tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon pada 2016 silam. Dibebaskannya Pegi usai PN Bandung mengabulkan praperadilan atas status tersangka kasus tersebut.

Hakim Tunggal PN Bandung Eman Sulaeman menyebut Polda Jabar tidak melakukan pemeriksaan sesuai prosedur, yakni tak memeriksa Pegi sebelum ditetapkan menjadi tersangka.

Dalam amar putusannya, Eman menyatakan proses penetapan tersangka kepada pemohon berdasarkan surat ketetapan nomor: SK/90/V/Res124/2024/Ditreskrimum tanggal 21 Mei 2024 atas nama Pegi Setiawan beserta surat yang lainnya dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum.

| Baca Juga : Pihak Pegi Setiawan Nilai Ahli dari Polda Jabar Tidak Independen

Kemudian tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka dugaan tindak pidana perlindungan anak dan atau pembunuhan berencana dan atau pembunuhan tidak sah dan tidak berdasarkan atas hukum.

Selain itu, surat ketetapan tersangka nomor: STap/90/V/Res124/2024/Ditreskrimum tanggal 21 Mei 2024 batal demi hukum.

“Harusnya ada pemeriksaan calon tersangka. Pemeriksaan calon tersangka final dan mengikat. Memberikan transparansi dan perlindungan hak seseorang,” kata Eman Sulaeman saat membacakan putusan di PN Bandung, Senin (8/7/2024).

| Baca Juga : Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Hakim Ingin Tepuk Tangan, Ada Apa?

Hakim tak sependapat dengan dalil termohon dan ahli dari termohon yang berpendapat untuk penetapan tersangka hanya dengan bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukup adalah minimal dua alat bukti, serta tidak harus adanya pemeriksaan calon tersangka terlebih dahulu.

Menurut Eman, penetapan tersangka tidak hanya dengan bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukup dengan minimal dua alat bukti, tetapi juga harus diikuti adanya pemeriksaan calon tersangka terlebih dahulu.

Karena hal tersebut jelas dan tegas termaktub dalam putusan Mahkamah Konstitusi nomor 21/PUU/XII/2014 tanggal 16 Maret 2015, telah memberikan saran tambahan bahwa selain dua alat bukti harus dilakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka terlebih dahulu.

| Baca Juga : Status Tersangka Berpotensi Gugur, Pegi Setiawan Bakal Bebas

Eman pun memerintahkan Polda Jawa Barat untuk menghentikan penyidikan terhadap Pegi dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky di Cirebon. Ia juga meminta penyidik membebaskan Pegi dari tahanan.

“Memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat serta martabatnya seperti sedia kala,” ujarnya.

Diketahui, sidang praperadilan yang diajukan pemohon Pegi Setiawan terhadap termohon Polda Jawa Barat digelar mulai Senin, 1 Juli 2024.

Gugatan praperadilan didaftarkan pada Selasa, 11 Juni 2024. Permohonan itu teregister dengan nomor 10/Pid.Pra/2024/PN Bandung. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here