Miris, Pria asal Sragen Tega Perkosa Keponakan di Bawah Umur

Ilustrasi pria paruh baya perkosa keponakan sendiri di Sragen. (Foto : Shutterstock)
Ilustrasi pria paruh baya perkosa keponakan sendiri yang masih di bawah umur, di Sragen. (Foto : Shutterstock)

Seorang pria dengan inisial S asal Sragen, Jawa Tengah tega perkosa keponakan sendiri yang masih di bawah umur. Tak hanya satu kali, pria paruh baya berusia 51 tahun itu bahkan melakukan rudapaksa sebanyak lima kali.

Kini, S telah diamankan di Ngawi. Korban diketahui adalah warga Kecamatan Sine, Ngawi. Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono mengatakan, berdasarkan pemeriksaan pelaku, pemerkosaan dilakukan sebanyak lima kali. Ketika melancarkan aksi bejatnya, pelaku sempat mengancam korban.

“Pelaku melakukan ancaman dan kekerasan terhadap korban, bila korban tidak mau menuruti keinginannya dan sudah lima kali dilakukan,” tutur Argo, Minggu (07/07) dikutip dari Detik.

| Baca Juga : Siswi SD Diperkosa 20 Pria, Polisi Baru Tetapkan 10 Tersangka

Argo memaparkan, sebelumnya pelaku telah dua kali dipanggil sebagai saksi, namun dia tidak hadir. Lantas pelaku pun diamankan oleh petugas.

“Karena sudah dua kali dipanggil tidak hadir, selanjutnya dibuatkan surat perintah membawa dan akhirnya diamankan,” tandas Argo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Joshua menuturkan terdapat sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari rumah korban. Akibat dari aksi tak senonohnya, pria yang perkosa keponakan sendiri ini terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

| Baca Juga : Siswi SMK Mesuji Dibunuh Paman, Diduga Telah Direncanakan

“Barang bukti yang diamankan adalah sebuah kaos lengan pendek warna hitam, sebuah celana pendek warna hitam motif kotak-kotak, sebuah BH dan CD warna putih, sebuah BH warna coklat,” papar Joshua.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku disangkakan pada pasal 81 (2) atau pasal 82 (1) UURI No 17 tahun 2016 jo pasal 65 KUHP. Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan ditambah 1/3 dari hukuman yang diputuskan, karena merupakan perbuatan berulang,” tandas Joshua. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here