Pemilik dan Penyelenggara Pernikahan Mewah Anjing Jojo dan Luna Minta Maaf

Foto: Dok. Instagram Jojo

Beberapa waktu lalu publik dikejutkan dengan kabar pernikahan mewah anjing Jojo dan Luna. Bukannya mendapatkan simpati, sang pemilik anjing justru banyak mendapatkan kritik dari berbagai kalangan. Acara yang menelan biaya hingga Rp200 juta itu dianggap telah melecehkan budaya Jawa.

Alhasil, pemilik sekaligus penyelenggara pernikahan anjing Jojo dan Luna menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka ke publik. Keduanya menyesal karena telah membuat gaduh dengan mengadakan pesta mewah untuk pernikahan anabul (anak bulu, red) mereka.

Tak sampai di situ saja, kedua pemilik juga mengungkapkan penyesalan dan permintaan maafnya kepada semua pihak yang tersakiti karena acara ini.

“Pertama-tama perkenalkan nama saya nena & valen selaku penyelenggara acara dan mewakili seluruh pihak yang terlibat, dengan ini kami ingin menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat, dengan terselenggaranya acara Jojo & Luna,” tulis keduanya dalam sebuah surat pernyataan, dilansir dari Instagram @lambe_turah.

“Kami sangat menyesal & memohon maaf sebesar besarnya kepada para penggiat budaya dan adat jawa dan seluruh masyarakat Indonesia yang kurang berkenan dan tersakiti dengan acara ini,” imbuhnya.

|Baca Juga: Anjing dan Kucing Ini Tiru Gaya Selebriti di Met Gala 2023. Gemesin Abis!

Foto: Dok. Instagram Jojo

Pihaknya juga menegaskan bila mereka sama sekali tak ada niat untuk melecehkan budaya asli Indonesia, khususnya Adat Jawa yang mereka pakai dalam tema pernikahan anjing Jojo dan Luna.

|Baca Juga: Kenalan Yuk Sama 7 Kontestan Anjing Terjelek di Dunia 2022!

Untuk kedepannya, mereka telah berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap. Mereka sekaligus meminta maaf kepada Keuskupan Agung Jakarta serta umat Katolik atas narasi pemberkatan hewan peliharaan keduanya.

“Kami berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi dan akan menjadi pembelajaran kami untuk ke depannya Kami jga memohon maaf sebesar besarnya untuk keuskupan Agung Jakarta dan seluruh umat katholik untuk berita pemberkatan hewan peliharaan yang disalah artikan masyarakat,” jelasnya lagi.

“Sebenarnya yang terjadi hanyalah pet Blessing/pemberkatan hewan yang seperti biasa dilakukan oleh gereja di tanggal 4 Oktober untuk memperingati St Fransiskus Asisi. Terima kasih,” tutup surat pernyataan tersebut.

Wawancara eksklusif pemilik anjing Jojo dan Luna bisa Anda baca selengkapnya hanya di Nyata Edisi 2713.

Surabaya:
ShopeeTokopedia: Nyata Store Official

Untuk berlangganan: 082131583223
Happy Reading!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here