Ternyata Ibunda di Balik Perceraian Pertama Britney Spears, 17 Tahun Lalu

0
547

Lagi-lagi tentang Britney Spears dan keluarganya. Setelah sang ayah, Jamie Spears yang jadi ‘tersangka’ utama kehancuran hidupnya, kini giliran ibunda. Beredar kabar, Lynne Spears, ibunda Britney adalah dalang di balik perceraian pertama penyanyi berusia 39 tahun itu.


Ingat kan pernikahan pertama Britney yang hanya berlangsung 55 jam? Pada Januari 2004, Britney menikah dengan teman masa kecilnya, Jason Alexander. Super mengejutkan kala itu. Sebab belum juga ada pengumuman pernikahan, eh sudah ada berita perceraian.

Britney dan ibundanya, tahun 2004 (WireImage)

Rumor dalang perceraian itu disampaikan pengacara Mark Goldberg. Mark yang sudah pensiun itu mengatakan, baik Britney maupun Jason sebenarnya tidak ingin pernikahan mereka dibatalkan.


Namun mereka dipaksa Lynne dan manajemen pelantun Toxic itu. “Itu adalah bentuk campur tangan ibu dalam kehidupan putri,” kata Mark kepada Daily Mail. “Dia datang ke Las Vegas, mengusir Jason, dan memberinya tiket pesawat pulang,” kata pria yang dulu berprofesi sebagai pengacara perceraian itu.

Mark Goldberg, pengacara perceraian (Facebook)

Dia ingat betul momen Britney dan Jason menelepon Lynne, pagi hari setelah pernikahan. “Semuanya kacau!” kenangnya.
Mark bilang jika Jason menghubunginya pasca pembatalan untuk mencari bantuan hukum.

“Dia cari bantuan. Jason sangat emosional dan kesal,” lanjutnya. Mark mengatakan Jason menghubunginya setelah pembatalan, mencari bantuan hukum.

Inisiatif Britney

“Jason sedang mencari nasihat,” kenang Goldberg. “Dia sangat emosional dan kesal,” imbuhnya.

Pernikahan itu berawal ketika Britney dan teman-temannya menghabiskan waktu di Las Vegas. Britney yang mengundang Jason dan membelikan tiket pesawat.

Kapel tempat pernikahan Britney dan Jason tahun 2004 (Reuters)

“Seingat saya, Britney lah yang punya ide untuk menikah. Mereka tidak minum atau menggunakan narkoba, atau setidaknya mereka tidak mabuk ketika memutuskan itu,” tegas Mark yang berulang kali menanyakan kepada Jason apakah salah satu dari mereka mabuk alkohol atau narkoba.


“Tapi dia bilang, nggak. Alasan pernikahan itu karena mereka benar-benar saling mencintai,” lanjut Mark.


Jason kebingungan sekali kala itu. “Dia sangat mencintai Britney dan tidak ingin menyakiti, tapi dia takut pada ibu dan manajemennya,” lanjut mantan pengacara yang kini berusia 80 tahun itu.

Jason Alexander (AP)

Mark mencatat, apa yang terjadi 17 tahun lalu itu berdampak besar dalam hidup Britney. Bagaimana dia dikendalikan dan dijauhkan dari apa-apa yang disukainya.

Merasa Ditipu


Apa yang diceritakan Mark Goldberg ini juga mirip dengan kesaksian Jason, yang baru-baru ini muncul di podcast Toxic: The Britney Spears Story. Dia membuka semua cerita pernikahan kilat dan menegaskan bahwa dia ditipu untuk menandatangani pembatalan.

“Mereka memberi tahu saya, jika saya akan menandatangani kontrak pembatalan pernikahan. Tapi mereka membiarkan kami melanjutkan hukungan dan jika dalam enam bulan masih berlanjut, mereka akan memberi kami pernikahan yang layak,” kenang Jason.

Jason Alexander sekarang (BackGrid)

Pria yang kini berusia 39 tahun itu tidak punya alasan untuk tidak percaya. “Itu yang saya percaya. Mereka akan mengizinkan saya dan Britney berkomunikasi di telepon. Jadi kami berkomunikasi tiap hari dan saya masih percaya dengan janji itu,”


Hingga akhirnya sebulan setelah pembatalan pernikahan itu, dia tidak bisa lagi menelepon Britney. “Ketika saya menelepon nomer yang sama selama ini, yang terdengar hanya ‘bip bip bip’. Saat itulah saya tahu kebohongan itu,” kata Jason yang mengumpat saat mengungkapkan kekesalan itu.

Jason ikut berjuang untuk kebebasan Britney (BackGrid)

Britney dan Jason menikah pada Januari 2004 di A Little White Wedding Chapel di Las Vegas. Keduanya adalah teman masa kecil di Kentwood, Louisiana. Sayang pernikahan itu hanya 55 jam dan sejak sebulan pasca pembatalan, mereka tidak bisa lagi berhubungan.

Tetap Menyayangi

Jason sendiri tetap menyayangi Britney hingga kini. Dia ikut berjuang dalam kampanye membebaskan teman masa kecilnya itu dari kekuasaan ayah dan keluarganya.


Britney sendiri tujuh bulan kemudian menikah dengan penarinya, Kevin Federline. Mereka dikaruniai dua putra, Sean (15) dan Jayden (14), sebelum akhirnya Britney mengajukan gugatan cerai pada 2006.

Bintang Crossroads kini masih terus berjuang memerdekakan diri dari kekuasaan ayahnya. Dia sudah memiliki pengacara baru, Matthew Rosengart yang bekerja cepat untuk mewujudkan impian Britney itu.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here