Bahasa Tubuh Harry dan William di Peresmian Patung Putri Diana jadi Sorotan

peresmian patung putri diana (2)
Foto: People

Untuk ke dua kalinya, Pangeran William dan Pangeran Harry dipertemukan. Keduanya tampak kompak saat menghadiri acara peresmian patung Putri Diana di Istana Kensington, Kamis (1/7) kemarin. 

William dan Harry berjalan bersama memasuki Sunken Garden, tempat patung Putri Diana dipajang. Senyuman lebar tergambar di wajah Harry, namun William terlihat begitu serius. Pakar bahasa tubuh, Robin Kermode mengatakan bahwa sikap William tampak seperti mendiang kakeknya, Pangeran Philip.

“Mereka berjalan di kecepatan yang sama, gerak tangan dan tubuh mereka juga sama. Tetapi William lebih sadar kamera daripada Harry. Bahasa tubuh William seperti kakeknya, kuat, percaya diri dan sedikit nakal. Dia benar-benar menunjukkan kalau ia seorang kakak,” ujar Robin seperti dilansir dari Daily Mail.

“Bahasa tubuh Pangeran William juga tampak lebih formal daripada Harry, terlihat dari pilihannya untuk mengancingkan jas yang dikenakan. Secara umum, William tahu betapa pentingnya acara tersebut,” imbuhnya. 

pangeran william dan harry acara peresmian patung putri diana
Foto: Getty Images/Daily Mail

|Baca juga: Pertengkaran Harry-Willam saat Pemakaman Pangeran Philip Akhirnya Terbongkar

Robin mengungkap kalau Duke of Sussex tampak lebih santai. Namun Harry juga beberapa kali terlihat gugup. Suami Meghan Markle itu beberapa kali terlihat memainkan jari jemarinya. 

“Tangan Harry kerap digerakkan agak tinggi, lebih tinggi adari pusarnya. Ini berarti dia tidak merasa nyaman. Ketegangan juga terlihat di bagian sudut bibir, rahang dan alisnya. Ia juga sering memainkan jari manisnya,” terang Robin. 

bahasa tubuh pangeran william dan pangeran harry di acara peresmian patung putri diana
Harry dan William di acara peresmian patung Putri Diana. Foto: Yui Mok/Getty Images

Baca juga: Pangeran Harry Tinggalkan Meghan Markle demi Ibunya

Sementara itu, ahli bahasa tubuh, Darren Stanton melihat adanya potensi hubungan William dan Harry segera membaik. Meski selama ini dikabarkan tengah konflik, kakak beradik itu masih memiliki ikatan yang kuat. 

“Meskipun terlihat jelas betapa kuat dan emosionalnya acara tersebut bagi Harry dan William, kupikir bahasa tubuh mereka jelas menunjukkan adanya ikatan yang kuat di antara mereka,” kata Darren. 

Penulis buku Project Jam Jar itu juga tidak melihat adanya kemarahan yang dipendam oleh William dan Harry. Apakah ini pertanda bahwa William dan Harry sudah saling memaafkan?

“Aku tidak melihat ekspresi mikro dimana mereka memendam kemarahan dan mencoba untuk pura-pura tenang. Meski misalnya mereka mencoba menutupinya dengan sempurna, hal itu pasti akan bocor. Dan aku tidak melihat itu. Khususnya pada Pangeran William,” papar Darren.

prince harry body language
Foto: Dominic Lipinski/Getty Images

Pangeran Harry yang sudah resmi mundur sebagai anggota senior Royal Family juga tak merasa canggung kala menjalankan tugas tersebut. Dari kontak mata dan komunikasi non verbal, William dan Harry juga tampak saling mendukung. 

“Dari kontak mata dan komunikasi non verbal terlihat jelas kalau mereka memiliki ikatan yang kuat. Aku percaya situasi apa pun yang ada di antara mereka, Harry dan William akan tetap saling mendukung. Meski sempat ada konflik di masa lalu,” imbuhnya. 

Darren Stanton yakin bahwa meski Harry telah mundur, ia akan banyak terlibat di acara-acara Royal Family. “Aku yakin seiring berjalannya waktu, Pangeran Harry mungkin akan banyak dilibatkan. Dia tak akan begitu saja hilang,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here