Demi Sang Putri, Ini Perjuangan Denada Cari Tempat Tinggal di Singapura

lagu-anak-denada-tambunan-tembus-di-russia
Foto: Dok. Instagram Denada Tambunan

Sejak divonis menderita kanker darah atau leukemia dan harus menjalani kemoterapi, putri Denada Aisha Aurum harus bertolak ke Singapura. Aisha dirawat di salah satu rumah sakit terbaik di Singapura, National University Hospital (NUH).

Karena harus dirawat di luar Indonesia, mau tak mau Denada pun harus memiliki tempat tinggal di Singapura. Lewat Instagram-nya belum lama ini, wanita 41 tahun itu menceritakan bagaimana perjuangannya mencari tempat tinggal di negara bermata uang dollar Singapura tersebut.

|Baca juga: Bingung Stok Habis, Ini Obat-obatan yang Diminum Putri Denada

Denada menyewa sebuah apartemen yang lokasinya tak jauh dari NUH, hanya sekitar lima menit saja. Apartemen itu bukanlah tempat tinggal pertama Denada dan Aisha sejak tinggal di Singapura. Sebelumnya, mereka beberapa kali berpindah tempat.

“Inget bgt ceritanya wkt pertama kali pindah kesini. Alhamdulillah ngepassss bgt dapetnya, kira2 minggu ke 3 kita di Singapura. Waktu itu kita belum ada tempat tinggal tetap,” ujar pelantun Jogetin Aja itu.

“Jadi aku inget bgt tiap berapa hari kita musti pindah2 penginapan, krn waktu itu pas lagi bulan puasa dan mau Lebaran, jadi dimana2 penuh dan susah cari penginapan,” lanjutnya.

Saat itu Aisha baru selesai menjalani operasi pemasangan chemo port. Mereka pun kebingungan harus mencari tempat tinggal di mana. “Kita msh belum ngerti mana2, nenteng2 koper besar2 sambil pindahan terus tiap bbrp hari. (Mana muahal bgt harga penginapan wkt itu krn high season kan 🙈),” ungkapnya.

apartemen-denada
Foto Apartemen Denada tampak luar dan salah satu ruangan di dalam apartemen
Foto: Dok. YouTube Denada Tambunan

|Baca juga: Pada Kondisi Ini, Denada tak Lagi Tutup Wajah sang Putri dengan Stiker

Momen itu adalah terakhir kalinya Denada dan Aisha mencari penginapan. Setelah itu, barulah Denada menemukan apartemen yang kini sudah dua tahun di tempatinya selama di Singapura.

“Pas di penginapan trakhir waktu itu aku bener2 udh ga bs dapetin penginapan lg abis itu. Eeh alhamdulillah, dapet apartemen ini buat sewa panjang langsung. Waktu itu masih ada penyewanya. Tapi dibantu sama agen dan management apartemennya, kita bs masuk pas di hari kita harus check out dr penginapan trakhir,” jelasnya.

“Sekarang udh 2 taun kita dsini. Alhamdulillah,” tutup Denada. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here