Tak Pernah Ekspose Pernikahannya, Daniel Mananta Curhat soal Cerai

daniel-mananta-dan-istri
Foto: Net

Jalinan rumah tangga Daniel Mananta bersama istri bulenya, Viola Maria, selama ini tak pernah terekpose oleh media. Padahal mereka sudah hampir sembilan tahun menjalin biduk rumah tangga. Bukan hanya itu, Daniel juga menutup rapat-rapat kehidupan anak serta keluarganya dari publik.

Pernah suatu waktu, saat pernikahan mereka akan menginjak usia delapan tahun, Daniel mengunggah foto bersama sang istri di Instagram. Lelaki yang namanya terkenal sejak menjadi VJ itu pun, memberikan alasan mengapa baru menunjukkan wajah sang istri ke publik setelah lebih dari tujuh tahun.

Rupanya tujuh tahun menjalani pernikahan bukanlah hal yang mudah bagi keduanya. Tak bisa dipungkiri, godaan untuk bercerai pernah muncul dalam rumah tangga pasangan yang menikah pada Agustus 2011 lalu tersebut.

Gue ngerasa gitu ya ada yang namanya, seven years age. Jadi selama tujuh tahun di pernikahan pertama itu godaan bercerai tinggi banget. Bahkan teman kita ada yang udah bercerai di bawah tujuh tahun,” ujarnya dalam acara Okay Bos, Kamis (2/7).

|Baca juga: Feel Nostalgic! 3 VJ Berkumpul Rayakan 15 Tahun Persahabatan

Daniel lantas menceritakan bagaimana ia menjalani kehidupan di awal pernikahan. Ia mengaku di tahun pertama masih belum menjadi lelaki layaknya seorang suami.

“Setahun pertama meskipun dapat akta menikah, tapi bukan berarti gue seorang suami. Otak dan jiwa gue masih kayak orang pacaran. Karakter aslinya kelihatan setelah punya anak pertama,” aku lelaki 38 tahun itu.

“Kalau pacaran kan mudah banget buat bilang putus, makanya gue suka mudah ngomong cerai, egois, anak-anak banget lah dulu. Nggak mudah jadi suami, butuh pengorbanan,” lanjutnya.

|Baca juga: Beri Ucapan Lebaran, Daniel Mananta Kutip Hadist Nabi Muhammad SAW

Pria dua anak itu juga mengaku jika tahun ke lima adalah fase terberat baginya menjalani pernikahan. Sama seperti kebanyakan teman-temannya, banyaknya problem yang membuat ingin bercerai terkadang muncul.

“Yang paling sulit tahun ke lima sih. Nggak tahu kenapa banyak teman gue yang mikir, ‘Gue jatuh cinta nih, orang inilah yang gue cari’. Tapi ternyata jatuh cinta itu hanya fase pertama, dan saat ada suatu masalah, orang langsung berpikir sudah tidak cinta lagi, ini yang bikin kandas. Mereka akan berpikir sudah nikah dengan orang yang salah, hingga pisah ranjang dan si perempuan pulang ke rumah orangtuanya,” jelasnya.

Pahit manis sudah dilalui. Daniel membuktikan kisah cintanya belum berakhir. Ada satu cara yang membuatnya tetap bertahan. Yakni selalu meyakinkan dirinya agar bisa menerima segala yang dimiliki oleh pasangan, baik itu kekurangan maupun kelebihannya.

“Terima kenyataan kalau sudah jatuh cinta ya terima apapun. Kebanyak orang milih cerai ketika tidak sesuai ekspetasi. Makanya kita harus mulai memilih cinta sejati dengan penuh pengorbanan, sabar, kalau salah maafkan,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here