Lima Bulan Berlalu, BCL Akhirnya Ungkap Kepedihannya Ditinggal Suami

BCL-menangis-saat-nyanyi
Foto: Dok. Instagram @bclsuport

Lima bulan sudah Bunga Citra Lestari atau BCL ditinggal untuk selamanya oleh sang suami tercinta, Ashraf Sinclair. Meski berat, perempuan yang akrab disapa Unge itu akhirnya mampu bangkit kembali.

Ibu satu anak itu pun kini mulai kuat membeberkan kesedihannya saat ditinggal sang suami 18 Februari 2020 lalu. Lewat sebuah video berdurasi 11 menit 19 detik di kanal YouTube-nya, Minggu (5/7), BCL bercerita tentang perjuangan untuk bangkit setelah ditinggal Ashraf selama-lamanya.

Ia pun kembali mengingat momen sepuluh hari setelah kepergian sang suami. Kala itu ia dihadapkan pada pilihan sulit. Unge harus manggung untuk mengisi sebuah acara di SQ Dome, Jakarta Selatan.

Di satu sisi, ia tak punya energi untuk bersenang-senang, apalagi untuk menghibur masyarakat. Namun di sisi lain, itu adalah tanggung jawabnya.

|Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Momen Pertemuan Pertama BCL dan Ashraf

BCL akhirnya memutuskan untuk manggung. Banyak sekali dukungan yang mengalir untuknya. Namun beginilah kehidupan, pelantun Cinta Sejati itu juga tak luput dari nyinyiran haters.

“Dear Love. Sempat terlintas di kepalaku, bisakah aku jalani ini? Kuatkah aku? Kadang rasanya ingin menyerah, tapi tidak, aku putuskan untuk terus berjalan, hanya saja langkahku terasa lebih berat dan lambat. Tapi aku tetap berjalan,” ujar BCL dalam video tersebut.

“Di tengah kebingunganku, aku berusaha bangkit berdiri untuk menyelesaikan tanggung jawabku. Kuputuskan untuk kembali. Dengan nyawa yang tidak penuh, energi yang hampir tidak ada, dan hati yang hancur,” lanjutnya.

|Baca juga: Noah Rayakan Hari Ayah tanpa Ashraf, BCL Tulis Pesan Penuh Haru

Atas nyinyiran tersebut, rupanya BCL juga merasa sedih. Ia merasa masih banyak orang-orang yang tak memahami posisinya, serta apa yang dilakukannya. Namun ketika ingat Ashraf, BCL kembali merasa kuat.

“Sebagian orang mungkin tidak memahami segala proses yang aku jalani dan segala pilihan yang aku buat. It’s okay, they don’t have to. Hanya kadang mereka lupa aku juga manusia yang juga bisa sedih dan sakit saat dinilai oleh banyak mata,” cerita BCL.

“Di momen itu aku ingat kamu. How you always believing me. Betapa kamu selalu percaya kalau aku bisa, kalau aku kuat,” tambahnya.

Untuk orang-orang yang tetap mendukung segala keputusannya, BCL mengucapkan banyak rasa syukur. Hal itu juga yang dijadikan oleh BCL obat untuk terus bisa melangkah.

“Dan aku pun bersyukur, dikelilingi orang-orang yang mendukungku untuk berani bangkit, menemaniku di saat aku coba untuk memahami dan mengerti apa yang sedang terjadi dalam hidup. Bagaimana mereka hadir dan ikut merasakan ungkapan cinta yang aku berikan padamu lewat lagu-laguku,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here