Disparbud Provinsi Punya Langkah Jitu Pamerkan Museum Jakarta

0
41
(kaos biru putih berkacamata) Hari Wibowo, ketua penyelenggara bersama panitia. Foto: Reza Wibisono/Nyata

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi, selama ini sukses mempromosikan museum-museum di Jakarta. Pastinya dengan mengadakan lomba vlogger, blogger, maupun lomba foto amatir yang selalu diminati.

Beberapa museum di Jakarta telah menjadi primadona bagi wisatawan. Salah satunya Museum Sejarah Jakarta yang tidak pernah sepi dengan pengunjung.

“Agustus nanti, kami menyelenggarakan Jakarta Museum Marathon Smart Race (JMMSR) 2019,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi, Jum’at (5/7), saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta 

JMMSR-2019
Foto: Reza Wibisono/Nyata

Baca juga: Hunting 5 Tempat yang Instagrammable di Singapura

Menurut Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran DKI Jakarta Disparbud, Heri Wibowo, JMM Smart Race 2019 yang akan diselenggarakan tanggal 3 dan 4 Agustus 2019 mendatang itu jadi metode promosi yang berbeda.

”Ini adalah sebuah inovasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam mempromosikan museum-museum yang ada di Jakarta, dengan menggabungkan olahraga dan wisata (sport tourism). Kegiatan serupa telah banyak dilakukan di kota-kota besar mancanegara lainnya, dan terbukti mampu menarik wisatawan,” ungkapnya.

Baca juga: Banting Setir, Ternyata 8 Artis K-Pop Ini Dulunya Atlet Lho!

JMMSR 2019 ini akan berbeda dengan acara-acara serupa di tempat lain. Mereka mengangkat konsep yang lebih segar dan fun.

Event ini akan lebih menyenangkan bagi seluruh peserta. Karena saat acara berlangsung mereka tidak hanya akan jadi peserta lomba, tetapi juga akan menjadi duta promosi museum Jakarta melalui media sosial masing-masing,” kata Edy.

JMMSR 2019 ini memang dibuat dengan memanfaatkan teknologi digital melalui media sosial, sebagai sarana yang dominan selama pelaksanaan. Media sosial terutama Instagram akan jadi bagian besar dalam event ini, bahkan sejak tahap pendaftaran.Tak lupa, unsur edukasi menjadi bagian tidak terpisahkan selama pelaksanaan kegiatan.

“Kami akan mengaplikasikan semaksimal mungkin keinginan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta pada event ini. Terutama penggunaan media sosial sebagai sarana penjaringan peserta, juga sarana aktifitas peserta selama pelaksanaan lomba. Dan tidak kalah penting adalah kesiapan prasarana lomba di lapangan agar seluruh rangkaian berjalan lancar dan aman”, ujar Hari Wibowo, selaku penanggung jawab kegiatan menambahkan.

JMMSR-2019-2
Foto: Reza Wibisono/Nyata

Baca juga: 10 Seleb Ini Akui Dirinya Anti Pakai Deodoran

Dijelaskan Hari, peserta diwajibkan mengunggah kegiatan mereka saat mengunjungi atau melewati museum, dan tempat bersejarah ke dalam Instagram mereka.

Jika diumpamakan 1.000 peserta JMMSR 2019 dengan rata-rata 100 followers di Instagram, maka akan ada 100.000 orang yang menjadi sasaran promosi potensi museum di Jakarta. Hal tersebut tentunya akan mempermudah untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat luas, mengenal betapa pentingnya mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Jakarta.

Baca juga: Arti Dibalik Keunikan Username Instagram 5 Artis Korea Selatan

Kategori lomba JMMSR 2019 yaitu, Jelajah Museum, DUO Family, DUO Kostum Unik dan DUO Umum. Perlombaan ini terbuka untuk umum dari seluruh Indonesia dan merupakan program tahunan dalam rangka ulang tahun ke-492 kota Jakarta.

Pendaftaran dibuka mulai 5 Juli 2019. Para peserta JMMSR akan melewati berbagai tempat bersejarah di Jakarta, salah satunya Kota Tua.

“Mengikuti tren yang ada di tenggah masyarakat menjadi salah satu strategi mempromosikan museum-museum yang ada di Jakarta, sehingga akan menjadi destinasi utama bagi wisatawan Nusantara dan mancanegara,” ucap Hari. (*)