Founder SMA Selamat Pagi Indonesia: Negeri Ini Butuh Banyak Gatotkaca

0
235
pendiri sma selamat pagi indonesia julianto eka putra
Foto: Adie Wiratmo/Nyata

Perkenalkan, salah satu pahlawan bagi putra-putri yatim piatu Indonesia yang tak bisa melanjutkan sekolah. Dialah Julianto Eka Putra, laki-laki asal Surabaya yang mendirikan SMA Selamat Pagi Indonesia.

Ya, mengambil filosofi pagi, yang identik dengan kesempatan dan harapan baru, laki-laki yang akrab disapa Ko Jul tersebut berusaha menyelamatkan masa depan putra-putri bangsa. Dengan skenario ‘jebakan Tuhan’, Ko Jul pun mengumpulkan anak-anak dari Sabang sampai Merauke untuk mengenyam pendidikan di sekolah yang terletak di Batu, Jawa Timur tersebut.

Awalnya, Ko Jul sendiri tidak memiliki rencana yang matang saat mengatakan segera membangun sekolah gratis tersebut. Kala itu di tengah sesi training motivasi Multilevel Marketing (MLM) di depan 2000 orang peserta, laki-laki 47 tahun tersebut keceplosan akan rencana itu.

pendiri sma selamat pagi indonesia julianto eka putra 1
Ko Jul bersama tim redaksi Tabloid Nyata. Foto: Adie Wiratmo/Nyata

Baca juga: Jurnalis Australia Terjang Reruntuhan Gempa Palu Demi Nyawa Kucing

Tak ada pilihan lain selain mewujudkan mimpi mulia tersebut, bukan? Siapa sangka, kini setelah 12 tahun berdiri, SMA Selamat Pagi Indonesia telah menelurkan anak-anak bangsa dengan bakat dan talenta luar biasa. Tak lupa, jiwa mandiri dan pekerja keras tertanam kuat dalam diri mereka.

Terus menularkan ilmu, kemandirian, kesuksesan dan memutus rantai kemiskinan jadi misi seumur hidup Ko Jul. Laki-laki asal Surabaya ini pun memberikan pesannya kepada kaum millennial.

“Negeri ini butuh banyak Gatotkaca. Demi untuk anak cucu kita termasuk anak cucu millennial ke depannya,” ujar Ko Jul saat mendatangi kantor redaksi Nyata, Surabaya, Rabu (3/7) lalu.

Baca juga: Khofifah Indar Parawansa, Gadis Tomboy itu Kini Seorang Gubernur

Siapa yang tak kagum dengan tokoh pewayangan yang satu ini. Ia rela mengorbankan nyawanya dalam perang besar Kurukshetra, demi menyelamatkan Arjuna.

“Tentunya kan gak harus mati beneran. Tapi ayolah jadi manfaat, negara ini sudah banyak perusuh-perusuh seng mek iso nyocot ae (yang cuma bisa bicara saja). Berkomentar wacana ngene wacana ngono (berkomentar wacana ini dan itu), julid itu,” kata laki-laki yang terkenal ceplas-ceplos itu dengan santai.

Ko-jul
Foto: Adie Wiratmo/Nyata

Baca juga: Tewas Mengenaskan, Blake Painter Punya 5 Fakta Mengejutkan

Laki-laki yang kala itu mengenakan kaos biru tersebut dengan bersemangat berujar, kalau kaum millennial Indonesia diuntungkan dengan kondisi Tanah Air saat ini. Ekonomi yang tengah melejit, kondisi alam yang begitu asri ditambah lagi akses informasi yang semakin mudah, bisa jadi senjata untuk generasi Z Indonesia menaklukkan dunia.

“Peluangnya gede, dan dari sisi infrastruktur penunjangnya juga keren. Dan Indonesia kan seksi banget, secara sumber daya alam, bukan hanya tambang, tapi kecantikan alamnya. Tumbuhan khas yang tumbuh bisa dibuat untuk obat herbal,” kata ayah tiga anak itu.

Baca juga: 11 Fakta Anjing Tercantik di Dunia yang Perawatannya Telan Ratusan Juta

Terkenal dengan ide-ide briliannya, Ko Jul juga menghimbau agar millennials tidak sekedar memanen sumber daya yang sudah ada. Kreatifitas jadi sorotan utamanya.

“Ayo negara kita itu punya banyak sekali hal yang bisa dibuat. Bukan Cuma digali, ojo mek gali tambang tok ae (jangan cuma bisa menggali tambang saja). Tapi banyak yang bisa dibuat. Termasuk ekonomi kreatif, masa kita kalah sama Korea,” tambah laki-laki yang lahir pada 8 Juli 1972 itu.

Seperti yang diketahui, industri hiburan Korea Selatan memang tengah jadi raja. Semua yang berbau K-Pop ataupun K-Drama, memiliki daya tarik yang tinggi. Ko Jul berharap, strategi ini bisa jadi contoh bagi Indonesia dan mungkin saja dieksekusi oleh millennials.

“Strateginya Korea keren banget, dia hajar dulu dengan entertainment, dengan K-Popnya dengan boyband-nya. Setelah itu barang-barang yang lain ikut, akhirnya kamu pasti beli barang Korea gara-gara boyband ataupun drakor. Termasuk skincare,” kata Ko Jul disusul dengan tawanya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Julianto Ekaputra (@juliantoekaputra) on

Baca juga: Viral! Sosok Batman Muncul di Tengah Pengungsian Syria

Di akhir perbincangan itu, Ko Jul kembali menekankan agar generasi muda Indonesia tak lelah untuk berusaha. Doa jadi langkah yang juga tak kalah penting, bagi Ko Jul.

“Ayolah bangsa ini bergantung berat kepada millennial dan anak-anak mudanya. Karena anak muda adalah masa depan bangsa kita. Isilah dengan hal-hal yang kreatif, berkarya betulan, sehingga gak ada lagi orang-orang yang nganggur dan bisa digerakkan dalam demo bayaran. Karena semua sudah punya uang banyak,” pungkasnya tersenyum.

Bac juga: 20 Cerita Menyentuh di Balik Tragedi Thailand Cave Rescue

Masih banyak ilmu lain yang dibagikan oleh Ko Jul. Penasaran? Baca ulasan selengkapnya di Tabloid Nyata edisi 2505, yang terbit pada Jumat, 05 Juli 2019.

Tak hanya itu, film Say I Love You, yang terinspirasi dari kehidupan siswa siswi di SMA Selamat Pagi Indonesia sudah tayang di bioskop sejak Kamis (4/7) kemarin. Karya layar lebar ini dimainkan oleh bintang-bintang besar, di antaranya adalah Dinda Hauw, Rachel Amanda, Aldi eks Coboy Junior dan Olga Lydia.  (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here