Lecet Pakai Sepatu, Kaki Wanita Asal Inggris Ini Diamputasi

Kaki Wanita muda asal Inggris harus diamputasi karena luka lecet saat memakai sepatu. Foto: Dok. Hulldailymail
Kaki Wanita muda asal Inggris harus diamputasi karena luka lecet saat memakai sepatu. Foto: Dok. Hulldailymail

Seorang wanita asal Inggris berusia 24 tahun telah mengalami kejadian tak menyenangkan pada kakinya yang harus diamputasi karena lecet saat memakai sepatu olahraga.

Melansir dari Hull Daily Mail, pada awalnya wanita asal Kota Hull, Inggris, ini memakai sepatu olahraga untuk pergi berbelanja dan lalu pergi berenang.

Namun sepatu tersebut ternyata membuat kaki wanita Inggris ini lecet. Keesokan harinya, luka lecet tersebut tiba-tiba menjadi semakin parah dan mulai menyebabkan infeksi bahkan hingga bernanah.

Wanita bernama Charlie Beardshall Moore ini, mengakui kejadian ini ia alami pada tahun 2021 lalu. Bolak-balik mengunjungi rumah sakit, hingga tahun 2022, kondisinya tak kunjung membaik.

| Baca Juga : Sammy Teusch, Anak Usia 10 Tahun Jadi Korban Bully Berakhir Bunuh Diri

Puncaknya dua minggu lalu, dokter memberitahu Charlie bahwa solusi untuk mengatasi penyakitnya ini adalah dengan mengamputasi kaki kiri bagian bawahnya.

Bahkan selama 3 tahun belakangan, Charlie ternyata selalu berjalan dengan cara berjinjit. “Hidupku berubah drastis. Aku dulu bisa pergi ke luar dan aktif sepanjang hari, berenang, bekerja di KFC, dan pergi belanja,” katanya.

Namun semenjak luka lecetnya mengalami infeksi dan berujung diamputasi, wanita muda asal Inggris ini mulai kehilangan harapan dan rindu melakukan banyak hal yang dilakukan sendiri.

“Sekarang aku tidak bisa mandiri lagi dan harus bergantung dengan orang tua dan nenekku. Mereka sangat baik, tapi aku tidak mengerti bagaimana selama tiga tahun terakhir aku berjalan dengan cara berjinjit dan selanjutnya kakiku dipotong. Aku rindu melakukan sesuatu sendiri,” kata Charlie.

| Baca Juga : Ingin Diterima Kerja, Sopyah Rela Ubah Penampilan Mirip Laki-laki

Diketahui bahwa luka lecet Charlie ini ternyata membuatnya terkena infeksi sehingga menyebabkan sepsis. Bahkan pada tahun 2022 lalu, nyawa wanita asal Inggris ini juga sempat terancam jika ia tak segera di bawa ke dokter.

Setelah kini kakinya diamputasi, Charlie juga didampingi tim kesehatan mental untuk mencegah depresi. Namun tentunya sulit bagi seorang wanita muda berusia 24 menerima kenyataan bahwa kini ia harus selalu memerlukan bantuan kursi roda untuk berjalan.

“Aku tidak bisa menghadapi (keadaan) nya dan akhirnya menderita depresi karena yang yang hanya ingin aku lakukan adalah bisa bangkt dan melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang umur 24 tahun umumnya. Sekarang aku harus menggunakan kursi roda selama 3 bulan kedepan. Aku sangat sedih,” kata Charlie dikutip dari Hull Daily Mail.

Melalui kisah ini, Charlie, wanita muda asal Inggris ini mengharapkan jika semua orang dapat memetik pelajaran. Ia mengatakan bahwa siapapun bisa mengalami kejadian yang serupa dan harus segera berobat ke dokter untuk mencegah hal yang lebih parah. (*) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here