Belum Move On, Pangeran Harry Masih Pakai Gelar Kerajaan. Padahal Sudah Dicopot!

gelar bangsawan pangeran harry
Foto: Chris Jackson/Getty Images

Pangeran Harry nampaknya belum move on dari kehidupan masa lalunya sebagai anggota senior kerajaan Inggris. Bahkan adik Pangeran William itu tetap mencantumkan gelar Yang Mulia (His Royal Highness) di samping namanya, pada akta kelahiran putrinya, Lilibet Diana. Padahal gelar tersebut sudah dicopot.

Akta kelahiran merupakan dokumen publik di Amerika Serikat. Potret dari akta kelahiran Lilibet Diana pertama kali diunggah oleh TMZ.

Harry mencantumkan Duke of Sussex sebagai nama depannya. Sementara His Royal Highness ia cantumkan sebagai nama belakang.

Berbeda dengan Meghan. Ia mencantumkan nama lahirnya, Rachel Markle. Meghan dituliskan sebagai nama tengahnya. 

akta kelahiran anak meghan markle lilibet diana gelar pangeran harry
Foto: TMZ

Pangeran Harry tak seharusnya mencantumkan HRH di akta kelahiran putrinya. Gelar kehormatan itu sudah dicopot sejak ia dan istrinya resmi mundur sebagai anggota senior kerajaan Inggris. 

Tak hanya kehilangan gelar Yang Mulia, tanda jasa kehormatan militer dan hak istimewa yang melekat pada Duke dan Duchess of Sussex juga dicabut. Fasilitas tersebut akan diberikan kepada anggota keluarga kerajaan Inggris lain yang bakal mengemban tugas mereka. 

“Untuk itu, tanda jasa kehormatan dan perlindungan khusus dari kerajaan untuk Duke dan Duchess of Sussex akan dikembalikan ke Yang Mulia Ratu, sebelum didistribusikan kepada anggota keluarga kerajaan yang mengemban tugas,”  begitu bunyi pernyataan resmi Istana Buckingham, Februari lalu.

|Baca juga: Meghan-Harry Tolak Gelar Bangsawan untuk Archie Harrison, Ini Alasannya

Pangeran Harry pun tidak diperbolehkan lagi mengenakan seragam militernya. Ayah satu anak itu juga tidak bisa mendapatkan penghormatan, karena gelarnya sudah dicabut.

Bahkan, penulis buku Finding Freedom: Harry and Meghan and the Making of A Modern Family, Carolyn Durand dan Omid Scobie menyebut pelucutan gelar militer itu sebagai ‘hal paling tidak bermoral’ yang harus dirasakan Pangeran Harry setelah mundur. 

“Sebagai pensiunan prajurit, Harry selalu diperbolehkan memakai medaliny. Tetapi dia tak bisa lagi memakai seragamnya sebagai Kapten Jenderal Marinir Kerajaan, Komandan Angkatan Udara Kehormatan Royal Air Force Base Honington, dan Panglima Kehormatan Kapal Kecil dan Operasi Selam Angkatan Laut Kerajaan,” kata dua penulis itu di buku mereka. 

Baca juga: Pangeran Charles Singkirkan Anak-anak Meghan Markle dan Harry

Seperti diketahui, adik Pangeran William itu menjadi prajurit selama 10 tahun. Pangeran Harry terakhir kali memakai seragamnya dalam acara Festival Musik Mountbatten, awal Maret lalu. 

Dalam acara itu kabarnya laki-laki kelahiran 15 September 1984 tersebut mengungkapkan kekecewaannya. “Aku merasa hancur karena aku harus mundur (dari militer),” kata Pangeran Harry.

Bahkan salah satu tamu yang hadir dalam acara tersebut, Rachel Bowie menceritakan kalau Pangeran Harry tampak tersiksa dalam acara itu. Ayah Archie Harrison itu terlihat menangis di tengah acara. 

“Ketika mereka mendapat tepuk tangan meriah, orang-orang berpikir kalau Harry terlihat sedikit menangis,” cerita Rachel. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here