Kate Middleton Kalahkan Meghan Markle

buku kate middleton kalahkan meghan markle
Foto: Max Mumby/Indigo/Getty Images

Kate Middleton dan Meghan Markle meluncurkan buku di saat yang hampir bersamaan. Kate merilis buku berisi kumpulan karya fotografi yang bertajuk Hold Still: A Portrait of our Nation in 2020, pada 7 Mei lalu. 

Sementara Duchess of Sussex baru saja merilis buku anak-anak perdananya yang bertajuk The Bench, pada Selasa (8/6) kemarin. Buku tersebut menyoroti kasih sayang seorang ayah dan anak yang terinspirasi dari Pangeran Harry dan Archie Harrison. 

Sayangnya, beberapa hari setelah The Bench tersebar di pasaran, buku itu mendapat berbagai review negatif. Tingkat penjualannya pun tidak terlalu tinggi. 

Dilansir dari Sky News, koresponden Maddie Hale mengungkap kalau buku Meghan tidak masuk dalam 200 buku terlaris di Amazon. Berbeda dengan buku Kate Middleton yang langsung nangkring di posisi ke dua sebagai buku terlaris di Amazon, di hari pertama peluncurannya.

“Buku baru Meghan Markle gagal. Buku itu dikritik habis-habisan dan gagal masuk daftar 200 buku terlaris di Amazon. Sementara buku saudari iparnya (Kate, red) duduk di posisi ke dua di hari pertama perilisan, Mei lalu,” ujar Maddie. 

Baca juga: Akhirnya Ratu Elizabeth Berjumpa dengan Anak ke Dua Meghan Markle

Kritikus buku Alex O’Connell juga mencela habis-habisan buku Meghan. Ia mengatakan bahwa buku tersebut mirip dengan buku panduan bagi orangtua manja. 

“Membaca buku ini seperti membaca buku panduan untuk para orangtua manja. Bukan seperti buku yang harusnya bisa menghibur anak-anak,” tulis Alex O’Connell di The Times

Alex menyoroti kalau buku tersebut tidak cocok untuk anak-anak. Tidak ada unsur penting seperti cerita kesuksesan tokoh yang biasa jadi fokus di buku anak-anak.

“Tidak ada hal penting seperti kesuksesan tokoh yang biasanya jadi unsur penting untuk kelompok usia ini: cerita yang bagus dan ringan,” lanjutnya.

Bahkan London Telegraph menyebut The Bench sebagai proyek yang gagal. “Secara keseluruhan banyak sekali kritik yang didapat Meghan. London Telegraph menyebutnya sebagai ‘proyek kesombongan semi-literasi dari Duchess of Sussex,” kata Maddie Hale. 

Baca juga: Meghan Markle Melahirkan Anak ke Dua, Ini Respon Royal Family

Kendati demikian, tidak semua kritikus menyebut buku itu sebagai proyek gagal. Menulis di The Evening StandardEmily Phillips menyebut buku tersebut penuh dengan cinta dan bisa membuat pembaca merasa santai. 

“Aku tak sabar membaca karya Meghan untuk Lilibet Diana di masa depan,” ujar Emily. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here