Buruan Kabur! Ini 4 Tanda Kamu Terjebak dalam Toxic Relationship

tanda-toxic-relationship-hubungan-beracun
Foto: ChatOwl

Menjalin sebuah hubungan tidak selamanya dihiasi dengan kebahagiaan dan tawa. Terkadang ada jalan terjal yang harus kalian lalui bersama pasangan. Semua harus berjalan secara seimbang.

Namun ada pula orang-orang yang terjebak dalam hubungan beracun alias toxic relationship. Kebanyakan mereka yang terjebak hubungan itu tidak mengakui kondisi hubungan dengan pasangan buruk.

Mereka selalu mencoba mencari pembenaran dari kesalahan pasangannya ataupun dari diri sendiri. Padahal, itulah yang membuat mereka akan terus terjebak dalam toxic relationship.

Psikolog klinis sekaligus penulis, Jill P. Weber, Ph.D mengatakan, solusi pertama dari hal itu adalah menyadari kalau yang bersangkutan sedang berada dalam hubungan beracun.

Lantas, apa saja sih tanda-tanda hubungan bisa disebut toxic relationship menurut Jill P. Weber. Let’s check this out!

1. Seperti Naik Roller Coaster

Memiliki hubungan beracun serasa naik roller coaster. Ketika bahagia, kalian akan merasakannya secara berlebihan. Namun, momen tersebut tidak akan bertahan lama. Mereka akan merasakan kejatuhan yang mendalam dan lama.

Dilansir dari Psychology Today, Jill mengatakan, orang-orang yang berada dalam hubungan beracun lebih banyak merasakan kesedihan daripada bahagia. “Kalian menjaga harapan saat bertahan di masa-masa buruk dengan harapan nanti bakal ada masa yang indah,” kata Jill.

Baca juga: 9 Tanda Si Dia Hanya Memanfaatkanmu, Pasanganmu Salah Satunya?

Ia juga mengatakan kalau tindakan itu seperti seorang penjudi gagal. Yang selalu berharap mendapatkan hasil baik, tetapi malah dapat sebaliknya.

2. Merasa Cemas ketika Terpisah dari Pasangan

Ketika kalian bersama, momen ini terasa nikmat dan memabukkan. Dan kalian pun tak punya keinginan selain selalu bersama si dia.

Mimpi buruk terjadi ketika kalian terpisah dari pasangan. Jika kalian merasa cemas, curiga, penasaran kapan mereka akan kembali, maka ini adalah tanda hubungan beracun.

“Kalian ditinggalkan dengan perasaan tidak nyaman karena kalian memberikan segalanya untuk mereka yang tidak pernah memberikan kepastian. Sehingga kalian dibiarkan merasa ragu, bertanya-tanya apakah kalian melakukan kesalahan sampai tidak percaya dengan diri sendiri,” ujar Jill.

Baca juga: Hindari 5 Tipe Pria Ini Bila Kamu Ingin Dimengerti

Kalianpun tidak lagi merasakan kenyamanan dalam hubungan tersebut. Yang ada hanyalah gejolak di batin kalian dan pasangan.

3. Ketika Kalian Curhat kepada Pasangan soal Perasaan, Mereka akan Menyalahkanmu

Pasangan harusnya jadi tempat ternyaman untuk mencurahkan isi hati dan perasaan. Namun, hal ini tidak berlaku bagi mereka yang menjalani hubungan beracun.

Ketika kalian mengungkapkan ketidaknyamanan yang dirasakan kepada pasangan, bukannya membantu mereka malah menyerang balik dan menyalahkan kalian. Si doi bakal menunjukkan setiap kesalahan yang kalian lakukan dalam hubungan tersebut.

Dari situ, kalian akan merasa sebagai pusat dari segala kesalahan. Ini adalah strategi mereka untuk tidak bertanggungjawab sedikitpun atas kesalahan yang diperbuat.

4. Hubungan Ini Menelanmu Hidup-Hidup

Hubungan ini jadi satu-satunya hal yang menyita banyak perhatianmu. Kamu akan diributkan dengan pikiran kapan bakal ketemu pasangan, bagaimana caranya membuat lebih tertarik, apa yang harus kalian pakai agar mereka lebih betah dan masih banyak lainnya.

Baca juga: 4 Kalimat yang Sebaiknya Kamu Hindari Saat Baru Memulai Hubungan Romantis

Kalian juga akan terus berpikir apakah hubungan ini masih dalam kategori sehat atau tidak. Di sisi lain, kalian tak bisa berhenti memikirkan betapa kesepiannya kalian nanti jika si dia menghilang.

“Kamu benar-benar ketakutan jika nanti si dia akan mengakhiri hubungan itu. Sehingga kalian mulai menjauhi orang lain,” tambahnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here