Bocor! Ini Awal Mula Percekcokan Meghan dengan Keluarga Kerajaan

meghan-markle-konflik-royal-family
Foto: FOX

Ketegangan antara Meghan Markle dengan anggota keluarga Royal Family tak henti-hentinya jadi perbincangan. Banyak yang meyakini kalau konflik itu jadi salah satu penyebab Meghan dan Pangeran Harry memutuskan untuk ‘kabur’ dari keluarga kerajaan dan memulai hidup baru sendiri.

Dilansir dari The Daily Star, keributan tersebut terjadi tidak lama setelah Meghan menikahi Pangeran Harry. Penulis kerajaan Lady Colin Campbell mengungkap, konflik tersebut dimulai empat hari setelah pernikahan bak negeri dongeng Duke dan Duchess of Sussex. 

“Aku tahu begitu banyak harapan anggota Royal Family agar Meghan sukses,” kata Lady Colin kepada The Daily Star.

Baca juga: Hidup dalam Mimpi Buruk, Harry Jadikan William Tempat Bersandar

Bukan hanya dari pihak dalam, harapan juga mengalir dari publik. Sayangnya ekspektasi tersebut terlalu berlebihan, karena faktanya berbanding terbalik.

“Ratusan juta orang kulit berwarna mendukung Meghan, aku sebagai orang Jamaika, juga berharap besar pada Meghan. Aku secara emosional sangat berharap Meghan bisa sukses,” ujar Lady Colin.

“Hampir setiap orang yang kukenal, termasuk teman-teman dari kerajaan, aristokrat juga berharap Meghan sukses. Tetapi dengan cepat hal tersebut menjadi jelas kalau perjalanannya tidak bisa semulus yang diharapkan. Dan tidak bisa menjadi sepositif seperti yang diharapkan,” lanjutnya.  

| Baca juga: Hobi Berceloteh, Ini Kata Pertama yang Dikenal Archie Harrison

Meski tak ingin menyebut detailnya, penulis buku Meghan and Harry: The Real Story tersebut mengatakan insiden ribut-ribut itu terjadi di tengah pesta ulang tahun Pangeran Charles yang ke-70 tahun 2018 lalu.

Kelakuan Meghan saat itu sampai membuat seorang yang memiliki ‘koneksi sempurna dengan istana’ menjadi ‘heran’. 

“Aku tak bisa memberitahu, ini ada dalam bukuku (Meghan and Harry: The Real Story). Tapi aku bisa bilang, ada insiden di pesta kebun di Istana Buckingham, kami semua sampai terkesima dan heran. Saat itu kami berpikir, kalau ini bukan pertanda yang baik,” kata Lady Colin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here