Jung Hae-in Terseret Kasus Narkoba Lee Sun Kyun

Aktor Jung Hae In Terseret Kasus Narkoba Lee Sun Kyun
Foto: Instagram @holyhaein

Kasus narkoba yang melibatkan aktor Lee Sun Kyun sepertinya masih terus berjalan. Kali ini nama aktor Jung Hae-in juga ikut terseret dalam kasus yang terungkap pada 19 Oktober itu. 

Dilansir dari Kbizoom, Jung Hae In diduga menjadi pelanggan VIP Good Place, bar yang menjadi lokasi penangkapan Lee Sun Kyun. Channel Youtube Korea dengan lebih dari 800 ribu subscriber, ‘가로세로연구소’ yang pertama kali mengungkapkan kabar tersebut dalam siaran langsung pada Selasa (05/12). Jung Hae-in juga diduga menghisap ganja di tempat itu, bersama seorang wanita penghibur bernama Kim Sae Reum.

| Baca Juga: Pernah Dijodohkan dengan Jisoo ‘BLACKPINK’, Jung Hae In Justru Beri Dukungan ke Ahn Bo Hyun

Pembawa acara dalam siaran langsung itu juga mengatakan, bahwa mereka telah menerima bukti terkait hal tersebut. Mereka mengaku memiliki bukti percakapan KakaoTalk antara Jung Hae-in dengan kepala bar, serta saudara perempuan Kim Sae Reum, yakni Kim Nam He. Pesan tersebut menunjukkan bahwa Jung Hae-in memberitahu Kim Nam Hee tentang kedatangannya ke bar, bersama seorang temannya pada pukul 2 pagi.

Selanjutnya pembawa acara membeberkan kesaksian seorang staf di Good Place. Menurut pengakuan staf tersebut, Jung Hae-in memiliki hubungan dekat dengan Kim Sae Reum. Namun aktor yang pernah membintangi drama Snowdrop itu, perlu membuat reservasi terlebih dahulu dengan Kim Nam-hee. Hal itu dikarenakan Kim Nam-hee memiliki posisi yang lebih tinggi di bar tersebut. 

| Baca Juga: Deretan Artis yang Hadiri Konser ‘BORN PINK’ BLACKPINK, Dari Jung Hae In Hingga Nagita Slavina

Berbeda dengan Kim Nam-hee dan Lee Sun Kyun yang dikabarkan mengonsumsi obat Philopon. Staf tersebut mengaku bahwa Jung Hae-in dan Kim Sae Keum tidak mengonsumsi obat tersebut, namun mereka selalu menghisap ganja.

Terakhir, staf yang tidak disebutkan namanya itu juga mengungkapkan, bahwa wanita penghibur di bar tersebut, dapat menghasilkan uang hingga 2,5 juta won (Rp29 juta) per malam. Bahkan mereka bisa mendapat 2-3 juta won lagi, jika diminta untuk melayani para tamu yang datang. Namun mirisnya, seluruh wanita penghibur juga menjadi pecandu narkoba. (ihs/ika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here