Persiapan Lomba Lari, Wajib Tahu Bagi Pemula yang Hobi Olahraga Ini

Olahraga lari. (Foto: Naomi/Nyata)
Olahraga lari. (Foto: Naomi/Nyata)

Beberapa tahun belakangan ini, olahraga lari banyak disukai. Kegiatan lomba lari pun silih berganti diadakan setiap tahunnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum akhirnya memutuskan untuk mengikuti sebuah perlombaan lari.

Seorang pelatih lari profesional, Andy Sugiyanto menjelaskan bahwa sebelum mengikuti lomba lari, pelari harus mempersiapkan fisik terlebih dahulu. Termasuk memaksimalkan volume oksigen dalam darah.

Cara untuk memaksimalkannya dengan cara olahraga lari secara bertahap. Misal ingin mengikuti half marathon, idealnya pelari harus lebih dulu menyelesaikan lomba 5K dan 10K terlebih dahulu.

“Yang penting adalah endurance atau daya tahan tubuh, lari jauh maupun menengah itu membutuhkan intensitas khusus dalam durasi tertentu. Mulailah dari jarak terkecil dahulu, step by step, mulai dari 5K, naik ke 10K, naik ke 21K, baru ambil yang Full Marathon 42K,” kata Andy di sela-sela pemaparan tentang ISOPLUS Run Series 2024 di kawasan Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

| Baca Juga: 6 Alasan Harus Makan Pisang Sebelum Olahraga

Menurut Andy, yang pertama harus dipersiapkan adalah fisik dan mental dengan latihan rutin. Ini kunci dan poin penting bagi yang ingin ikut lomba baik lari 5 km hingga maraton.

“Karena kita sudah tahu level fitness dan record kita, kita bisa tingkatkan training programnya, jadi kita tidak bisa pukul rata. Ketika ikut race, jangan terpancing teman. Misalnya, latihan hanya seminggu sekali. Jangan tiba-tiba ikut full atau halfmaraton. Sesuaikan saja dengan tingkat latihannya. Tak perlu malu ikut lomba lari 5 km atau 10 km. Yang penting, Kita menikmati,” jelasnya.

Ia menjelaskan para peserta harus menyadari pentingnya persiapan yang tepat sebelum mengikuti lari maraton.

“Bagi Anda yang ingin mencapai waktu pribadi terbaik, lakukan latihan yang panjang secara konsisten, sekitar empat hingga lima bulan sebelumnya. Penting juga untuk melengkapi persiapan dengan latihan lain, seperti interval untuk melatih kecepatan atau strength training untuk membangun kekuatan tubuh,” jelas Andy.

| Baca Juga: Pengakuan Dokter Tirta Hampir Meninggal Karena Olahraga Berlebihan

Andy mengingatkan, saat latihan, cairan dalam tubuh akan berkurang. Karenanya, jangan lupa minum air agar pemulihan sel-sel tubuh lebih optimal dan mengurangi risiko badan overheat. Dan istirahat harus cukup, paling tidak 6 sampai 8 jam.

Selain latihan, yang juga perlu diperhatikan sebelum lomba lari adalah kebutuhan nutrisi para peserta lari, terutama peserta lari 10K dan half marathon. “Gizi yang baik diperlukan oleh pelari guna mengoptimalkan energi saat lari agar dapat finish excellent, dan membantu performa dan pemulihan mereka,” ujar Andy.

Namun Andy mengingatkan ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi sebelum lari dan ada juga yang tidak. Makanan yang baik dikonsumsi adalah makanan yang mengandung karbohidrat tinggi untuk cadangan energi selama lari. Sedangkan yang perlu dihindari adalah jenis makanan pedas atau asam. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here