Tiga Selebgram Bisnis Investasi Bodong, Korban Rugi Milliaran Rupiah

Tiga selebgram di Jawa Timur jadi tersangka bisnis investasi bodong. Foto : Humas Polda Jatim
Tiga selebgram di Jawa Timur jadi tersangka bisnis investasi bodong. Foto : Humas Polda Jatim

Puluhan orang di wilayah Jatim menjadi korban investasi bodong. Pelakunya adalah tiga selebgram cantik. Ketiga tersangka ini meraup keuntungan miliaran rupiah dari bisnis tersebut.

Total, ada 45 korban dengan total kerugian 4,8 M dalam kasus ini. Ketiga pelaku yang juga selebgram adalah Alexa Dewi, Mita Reza dan Rully Febriana. Mereka tergabung dalam CV Cuan Grub.

Alexa Dewi (29) warga Jombang, bertindak sebagai Direktur Utama CV Cuan Group. Sedangkan, Mita Resa (25) warga Sampang, dan Rully Febriana (29) warga Driyorejo, Gresik, bertindak sebagai pengurus harian perusahaan.

“Untuk tersangka pada kasus ini ada tiga orang wanita yaitu inisial AD, MR dan RF,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto saat konferensi pers, Jum at (5/4/2024).

| Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pelaku Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi

Sementara Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Pitter Yanottama menjelaskan, para tersangka mengiming-imingi korban dengan keuntungan fantastis.

Ada beberapa skema investasi yang dijanjikan kepada para korban dengan memberikan keuntungan jika melakukan investasi.

Pertama jika dana diinvestasikan 3 bulan, maka akan mendapatkan keuntungan 15 persen per bulan. Skema kedua, kalau dananya berupa investasi tujuh hari akan mendapatkan keuntungan 3 persen setelah di hari ketujuh.

Skema ketiga, kalau dananya berupa investasi 10 hari, maka akan mendapatkan keuntungan 6 persen di hari ke-10. Terakhir, skema keempat apabila dananya diinvestasikan satu bulan maka akan mendapatkan keuntungan 17 persen.

| Baca Juga: Curhat Selebgram Afifah Riyad Usai Dianiaya Mantan Pacar Suaminya

Dari iming-iming itu korban kemudian tergiur. Sebanyak 45 korban ini merasa investasi tersebut sangat menguntungkan sehingga mau menyetorkan dana ke CV cuan group. Mereka pun merugi hingga Rp 4,8 M.

“Total ada 14 laporan polisi sedangkan di Polda di Subdit Renakta ada 9 laporan polisi. Dan masih ada 8 laporan polisi lain yang sedang ditangani subdit Renakta. Dari 9 laporaj polisi tersebut ada 34 orang korban dan nilai kerugian Rp 4 milar lebih,” jelasnya.

Sedangkan 5 LP di kewilayahan ditangani oleh Polrestabes Surabaya, Polresta Malang Kota, Polres Jombang ada 2 dan Polres Lamongan ada satu.

| Baca Juga: Inul Daratista Kepergok Sudutkan Selebgram Aghnia Punjabi

“Dari 5 LP tersebut ada 11 orang korban total kerugian Rp 853 juta, jika diakumulasikan total 14 LP yang ada di wilayah Polda Jatim totalnya ada 45 korban dengan total kerugian Rp 4,8 milyar,” pungkasnya.

Atas perbuatan tersangka mereka dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP J Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here