Ini Alasan Kuat Serial Dokumenter Netflix Pangeran Harry dan Meghan Markle Bisa Ancam Kerajaan Inggris

Foto: Dok. Shutterstock/REX/DailyMail

Pangeran Harry dan Meghan Markle sedang melakukan syuting dokumenter di rumah pribadinya untuk Netflix. Proyek ini merupakan bagian dari kerjasama mereka dengan kontrak mencapai $100 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Dilansir dari Page Six, Duke dan Duchess of Sussex itu telah melakukan syuting dengan gaya kerajaan selama beberapa bulan ini. Dokumenter ini diperkirakan akan tayang pada akhir tahun dan akan bertepatan dengan penerbitan autobiografi Pangeran Harry.

Namun, seorang sumber yang dekat dengan pasangan itu menyarankan agar dokumenter itu ditunda sampai tahun depan.

Waktunya masih didiskusikan, semuanya masih belum pasti. Hanya produser yang tahu,” ungkap sumber tersebut.

Proyek dokumentasi itu memicu kekhawatiran publik dan para petinggi istana. Pasalnya tidak ada yang tahu mengenai pernyataan Harry dan Meghan tentang Istana Buckingham saat ditayangkan nanti. Kamera akan menyorot perjalanan mereka pindah ke New York pada September lalu. Kabarnya kru Netflix telah mendapatkan izin untuk syuting di rumah mereka di California.

|Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, Meghan Markle Persiapkan Anak-Anaknya Terbang ke Inggris

Foto: Dok. Newscom/DailyMail

Masih belum ada kejelasan apakah Netflix diizinkan untuk merekam anak pasangan itu, Archie (3) dan Lilibet (11 bulan).

Beberapa waktu lalu, Meghan dan Harry dituduh mengeksploitasi Ratu untuk keperluan syuting dengan Netflix. Petinggi Istana Buckingham berpendapat bahwa platform streaming raksasa itu telah memanfaatkan keadaan untuk meningkatkan pelanggan mereka yang lesu.

|Baca Juga: Ngaku Jadi Peramal. Donald Trump Prediksi Pernikahan Harry – Meghan Bakal Berakhir

Pilihan Netflix untuk berkerjasama dengan dua bangsawan kontroversial tersebut semata-mata hanya untuk membangkitkan pendapatan mereka.

“Netflix sekarang tidak menghasilkan apa-apa. Sekarang telah kehilangan penonton yang membuat saham mereka turun sampai 25%,” ungkap Fitzwilliams, sebagai komentator kerajaan Inggris.

Ia melanjutkan, “mungkin ada tekanan dari eksekutif Netflix untuk banyak membuat konten kerajaan. Sangatlah tidak mungkin bila anggota kerajaan bisa terlibat dalam pembuatan film atau wawancara, tetapi mereka mendapatkan Harry dan Meghan,” imbuhnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here