Kunjungi Pengungsi, Angelina Jolie Justru Terpaksa Diungsikan


Aktris Angelina Jolie sedang menjalankan misi pribadinya, mengunjungi pengungsi di Ukraina. Namun ternyata di sana Angelina Jolie malah akhirnya terpaksa diungsikan.
Di Ukraina, tepatnya di Lviv, ibu enam anak itu mengunjungi kafetaria, sekolah berasrama dan stasiun kereta. Namun saat kunjungan itu, ada serangan bom.
Takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Angelina Jolie pun terpaksa diungsikan. Momen itu sempat direkam banyak orang dan video berdurasi kurang dari satu menit itu beredar di media sosial. Terlihat dalam rekaman itu, seseorang yang menemani Angelina berkata agar orang-orang berhenti memvideokan.

Angelina bersama anak-anak yang terpaksa juga harus mengungsi di Ukraina (foto: EPA)

Sebab Angelina datang ke Ukraina atas keinginan sendiri. Bukan tugas sebagai duta PBB dan UNHCR (Badan PBB yang mengurusi pengungsi), meski dia adalah duta keduanya.
Itu adalah misi ‘membantu warga Ukraina’. Karenanya kunjungan itu dilakukan secara diam-diam. Dia hanya bersama fotografer pribadi yang mendokumentasikan kegiatan itu.
Ketika wartawan mencoba mewawancarai saat berada di stasius kereta, dijawablah bahwa itu misi diam-diam.

Angelina Jolie terpaksa diungsikan saat kunjungi pengungsi di Lviv, karena ada serangan bom (foto: Ukraine Media)

“Angelina bilang, kunjungannya ini bukan untuk media,” kata relawan Rostyslav Hetman (CORR) yang sempat selfie dengan Angelina di stasiun.
Namun Angelina sempat menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan apakah dia takut dengan serangan bom. “Nggak. Saya nggak peduli.”
Setelah itu dalam pernyataannya, bintang Maleficent itu berkata, “Saya tak bisa berkata apa-apa menyaksikan ketangguhan dan keberanian serta martabat rakyat Ukraina. Dampak perang terhadap anak-anak Ukraina saat mengharukan untuk dilihat.”
Banyak sumber menyebutkan Angelina datang pada Sabtu (30/4). Dia mengunjungi sekolah, rumah sakit dan stasiun kereta. Mengapa stasiun kereta juga jadi bagian kunjungannya, sebab sebanyak 1,5 warga Ukraina terpaksa mengungsi.

Angelina berfoto dengan para relawan di stasiun kereta (foto: Lviv Media via Reuters)

Total selama dua bulan ini sebanyak 12,7 juta warga Ukraina meninggalkan rumahnya. Itu artinya 30 persen dari jumlah populasi negara itu, sebelum perang.
Selama kunjungan di stasiun itu, Angelina nggak hanya bertemu pengungsi, tapi juga relawan. Mereka yang membantu pengungsi, baik secara fisik maupun psikis. Relawan psikiatri menyebutkan dalam sehari, dicurhati 15 orang. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak di bawah10 tahun.
“Saya tahu mereka pasti syok. Saya tahu bagaimana trauma itu memengaruhi anak-anak. Saya tahu dengan memiliki seseorang tempat berbagi itu penting dan mengatakan bahwa mereka berharga. Suara mereka berharga. Saya tahu bahwa penyembuhan itu untuk mereka,” katanya.

Berbincang dengan salah seorang pasien yang terluka (foto: Lviv Media)

Banyak yang didatangi Angelina dalam kunjungan itu. Banyak pula cerita dia dapat. Dia juga selfie atau berfoto dengan anak-anak dan orang-orang yang dia temui.
Bintang Tomb Raider itu memang berusaha selalu hadir untuk mereka yang membutuhkan. Bulan lalu, dia mengunjungi Yaman, di mana orang-orang juga tercerai berai karena perang. Dia membaur dengan semua orang yang ditemui. Angelina sama sekali tidak memperlihatkan dirinya yang seorang aktris besar.

Meski aktris besar, Angelina tidak canggung untuk membaur dengan pengungsi (foto: Lviv Media)

Beredar kabar, Angelina berniat kembali mengadopsi. Dia sendiri memiliki enam anak dan tiga di antaranya diadopsi. Mereka adalah Maddox (20), Pax (18) dan Zahara (17). Tiga anak lainnya, Shiloh (15) serta si kembar Knox dan Vivienne yang berusia 13 tahun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here