‘New Normal’ Diterapkan, Melanie Subono: Selamatkan Diri Kalian Sendiri

0
melanie-subono-new-normal-kritik
Foto: Dok. Instagram Melanie Subono

Tatanan kehidupan normal baru setelah pandemi corona alias new normal tengah jadi perbincangan. Penyanyi sekaligus aktivis Melanie Subono ikut memberikan pandangannya akan hal ini. 

Lewat Instagram-nya, Melanie membandingkan pelaksanaan new normal di luar negeri dengan yang bakal diterapkan di Indonesia. Ia menyinggung, di luar negeri new normal terpaksa diterapkan karena pemerintah sudah tak kuat lagi untuk mati-matian menghidupi rakyatnya.

KATA GUE SOAL NORMAL BARU – banyak negara lain dah terapin ini krn ga ada pilihan drpd makin kolops SETELAH MEREKA mati matian ngidupin rakyat berbulan2 + setelah RAKYATNYA pun nurut,” tulisnya. 

Pemain film Detik Terakhir (2005) tersebut merasa heran dengan rencana ini, karena ia merasa pemerintah Indonesia belum mati-matian menghidupi rakyat di tengah pandemi. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang digaungkan pun tidak benar-benar diperhatikan

Pas KITA mau buka psbb, gw spontan mikir LHA EMANG KAPAN KITA PSBB, KAPAN PEMERINTAH MATI2an IDUPIN RAKYAT , KAPAN RAKYAT NURUT ? (Denger sering, prakteknya belum liat) … – btw ni bukan ttg yang kepaksa keluar kerja harian ya, lo tau yg dimaksud –,” ungkapnya.

Baca juga: Demi Anaknya, Melanie Subono Berniat Melawan Animal Defenders Indonesia

Ia pun menyinggung pemerintah yang menjadikan patokan new normal dengan membuka kembali mal. Melanie mengatakan ini bukanlah kebijakan yang ‘bersahabat’ dengan rakyat kecil.

Kl ttg harga rakyat VS harga investor, udah kejawab ndiri lah… PATOKAN BUKA PERTAMA dimana kepala negara mempersiapkan itu malah MALL … bukan yg berhubungan dgn rakyat yg ada di titik terendah mereka,” tegasnya. 

Melanie mengatakan kalau dirinya tidaklah marah dengan hal tersebut. Tetapi ia juga mengkritisi sikap pemerintah yang cenderung tidak tegas dalam menjalankan aturan. 

Marah ? No,disini kl marah tuh pidana. Cuma mbo kl mang dr awal bikin aturan main2 dan Cm biar keliatan kerja ( biasanya BESOK NYA BERUBAH+ takut tegas ) — > hari ini bandara tutup, besok buka , lebaran NO kumpul tapi pejabat bisa open house dll lah,” selorohnya. 

Baca juga: Lebaran di Tengah Corona, Bella Saphira Bikin Aturan Ketat

Melanie Subono merasa miris dengan kondisi Indonesia di tengah corona ini. Begitu banyak pengorbanan, termasuk tenaga medis yang harus kehilangan nyawanya.

Tapi nyesek .. Kenapa tuh nunggu rakyat jadi makin miskin dulu , banyak tenaga medis meninggal dulu , gw ga kerja 3 bulan… Kan dari awal aja bilang ” kami ga akan tegas, ga akan tanggung full idup kalian jadi sok idup normal TAPI SURUH ATI ATI lah,” kata Melanie. 

Bukan hanya merasa kasihan dengan rakyat, Melanie juga iba melihat kepala daerah. Ia mengatakan kalau kebijakan yang mereka buat di tengah pandemi ini selalu dipatahkan oleh pemerintah pusat.

Ksian atuh pala2 daerah yang biasa gw musuhin, kali inimereka banyak bener tapi Tiap putusan mereka, dipatahin pusat … ngapain atuh mereka diadakan? – No sblm ikutan jadi buzzer pake kata HerdImmunity, pelajari dulu arti kata dan syarat kata itu… tiati loh abis ini banyak yang image nya perlu diperbaikki, buzzer pasti muncul,” ujarnya. 

Baca juga: Gara-Gara ‘New Normal’, Atiqah Hasiholan Tuai Banyak Hujatan

Perempuan kelahiran Hamburg, Jerman tersebut juga meminta publik untuk mencoba menyelamatkan diri sendiri. Jangan mengandalkan bantuan dari pemerintah.

Oh well, SELAMAT KANLAH DIRIKALIAN SENDIRI, KARNA yagitudeh … hidup aja yang aman, bersih dan bekerja biar ga usah nunggu bantuan atas,” lanjutnya.

Di akhir unggahannya, Melanie juga menegaskan kalau ia tak peduli jika pendapatnya dianggap sebagai konspirasi. Yang terpenting adalah untuk melakukan tindakan nyata di tengah pandemi.

Ini konspirasi/ bukan ? I don’t care . sama kek bumi datar dll kalo pun iya atau gak , tetep aja orang sakit, banyak orang ga bisa makan dan itu focus gue .Bukan buang waktu cari tau soal itu,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here