Penulis Back to the Future Merespons Lelucon Avengers: Endgame

0
130
Foto: Avengers: Endgame/Marvel Studios

Setidaknya dua kali film Back to the Future disinggung dalam Avengers: Endgame. Pertama oleh Tony Stark (Robert Downey Jr.), dan kedua oleh Scott Lang (Paul Rudd).

Tentu, komentar Scott jauh lebih menyakitkan, jika dilihat dari kacamata penulis naskah Back to the Future. Bagaimana tidak, salah satu film sci-fi terbaik tentang time travel itu, dikatakan hanyalah omong kosong. “So Back to the Future is a bunch of bullsh*t?,” ucap Scott usai mendengar penjelasan Bruce Banner (Mark Ruffalo) tentang teori perjalanan waktu.

Bob Gale sebagai salah satu penulis naskah Back to The Future, kemudian merespons candaan tersebut. Ia menyambut dengan senang adegan tersebut. Sementara Back to The Future sudah dilihat banyak orang di seluruh dunia, dirinya tak menyangka kalau filmnya juga masuk dalam multiverse-nya Marvel. 

“I was delighted to learn from Endgame that all of the Marvel superheroes are fans of Back to the Future. I knew our movie had been seen in almost every part of our world, but I had no idea we’d been playing in other parts of the multiverse too.”

Bagi kamu yang belum pernah menonton Back to The Future, ada perbedaan mendasar tentang konsep perjalanan waktu yang diusung film tersebut dengan Endgame. Back to The Future mengatakan, jika kita kembali ke masa lalu dan merubah sesuatu disana, maka masa depan kita berubah. Konsep tersebut diusung oleh banyak film time travel lainnya. Ambil contoh, The Butterfly Effect (2004) atau X-Men: Days of Future Past (2014).

Sementara Endgame mengatakan, jika kita kembali ke masa lalu, maka masa depan kita akan jadi masa lalu, dan masa lalu yang kita datangi, akan menjadi masa sekarang kita, dan keduanya tidak berhubungan. (*)