Maia Estianty Himbau Tak Saling Tuduh Agama Usai Tragedi Bom Surabaya

0
93
Foto: Reza Wibisono/Nyata

Indonesia dirundung duka. Kejadian terorisme di beberapa titik, di wilayah Surabaya dan Sidoarjo, Minggu (13/5) dan Senin (14/5), meninggalkan luka yang dalam. Tak hanya menimbulkan kerusakan, tetapi juga memakan korban jiwa dan luka-luka.

Menanggapi hal ini, Maia Estianty memberikan ungkapan duka, melalui Instagram pribadinya. Terlebih, kejadian tersebut terjadi di Surabaya, kota kelahirannya.

“Kejadian demi kejadian, kejadian di Mako Brimob, yang menggugurkan beberapa polisi, kejadian BOM di Surabaya, yang menewaskan saudara2 Nasrani, mengajak saya dan kita semua mendoakan semoga musibah demi musibah tidak ada lagi di bumi Indonesia, yang mengorbankan banyak manusia,” buka Maia.

Baca juga : Nge-date di Hong Kong, Maia dan Irwan Musri Pose dengan Tory Burch

Maia juga berharap, agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa bersabar dan ikhlas. Doa pun diucapkannya, agar Indonesia terlindung dari segala hal negatif.

“Semoga Tuhan selalu melindungi Indonesia dari hal-hal yang buruk, negatif, dendam amarah, nafsu keserakahan, kekuasaan, ingin dianggap dan bencana. Semoga Indonesia dan penduduknya dirahmati, dilindungi, diberkati dan diberkahi, dilimpahkan keselamatan, dicurahkan rejeki, kesehatan, ampunan dan perlindungan di manapun berada, oleh Allah swt. Amin,” tulisnya melanjutkan.

Baca juga: Pesan Khusus Prisia Nasution Usai Bom di Tiga Gereja di Surabaya

Tak hanya itu, Maia juga mengungkapkan harapannya agar pemerintah bersikap serius dalam menangani teroris. Maia juga menekankan, bahwa terorisme bukan ajaran Islam.

“Semoga pemerintah serius menangani TERORIS, dan teroris bukan ajaran Islam !!!!!!! dan bukan ajaran agama Allah apapun.. ” kata Maia.

Baca juga : Komentari Bom Surabaya, Agnezmo Ungkap Indahnya Perbedaan

Dihubungi Nyata melalui WhatsApp, Senin (14/5), Ibunda Al, El dan Dul ini berharap agar rakyat tidak mudah diadu domba. Terlebih dengan kelakuan teroris yang sudah melampaui batas.

“Mudah-mudahan rakyat tidak mempan diadu domba dengan kelakuan teroris yang melampaui batas, yang berani membunuh manusia dengan terencana yang artinya adalah merusak ciptaan Allah juga. Diharapkan semua tidak menuduh kepada agama. Karena tidak ada ajaran agama yang mengajak manusia untuk saling membunuh,” pungkasnya.